Perkuat Sinergi TNI-Industri, Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa

oleh -222 Dilihat

Pomalaa, Berikabar.co  – Di tengah langkah besar Indonesia menuju hilirisasi mineral yang berdaya saing global, Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin menunjukkan dukungan penuh. Mayjen TNI Bangun Nawoko, selaku Pangdam, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pomalaa untuk melihat langsung progres proyek strategis nasional (PSN) yang dijalankan oleh PT Vale Indonesia Tbk, anggota MIND ID.

Kunjungan ini menandai penguatan sinergi pertahanan–industri. Sinergi ini merupakan fondasi penting untuk memastikan pembangunan ekosistem hilirisasi yang aman, stabil, dan bertanggung jawab dalam jangka panjang.

Proyek Pomalaa memegang posisi strategis dalam peta hilirisasi nasional, berfungsi sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru yang mendukung transformasi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi produsen material kritis berkelanjutan untuk rantai pasok kendaraan listrik dunia.

PT Vale menegaskan bahwa seluruh pengembangan proyek dilakukan tanpa mengorbankan aspek keberlanjutan. Komitmen ini mengacu pada standar keselamatan kelas dunia, pengelolaan lingkungan berbasis science & risk-based approach, penguatan peran masyarakat lokal melalui tenaga kerja dan rantai pasok daerah, serta tata kelola operasi yang transparan.

Keberadaan para pemimpin TNI di lapangan menjadi simbol bahwa agenda hilirisasi bukan hanya agenda industri, tetapi juga momentum strategis negara yang membutuhkan perlindungan, kolaborasi, dan stabilitas jangka panjang.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam berdialog dengan karyawan, meninjau area kerja, dan memastikan kesiapan lapangan terhadap dinamika operasional. Beliau menegaskan bahwa keamanan, kondusifitas sosial, dan kedisiplinan operasional adalah fondasi percepatan pembangunan.

“Ini bukan hanya soal proyek konstruksi. Ini tentang masa depan industri Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan seluruh aktivitas berjalan aman, harmonis, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

BACA JUGA :  LPS Perkuat Sinergi di Sultra Melalui BIK 2025,Lindungi Masyarakat dari Investasi Bodong

Selama sesi pemaparan teknis, manajemen menunjukkan peningkatan progres konstruksi yang konsisten, mulai dari milestone utama, kesiapan fasilitas pendukung, hingga implementasi ketat standar keselamatan kerja. Data terkini menunjukkan bahwa proyek melaju sesuai timeline percepatan, memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal, meningkatkan kehadiran rantai pasok domestik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka dan wilayah sekitarnya.

Head of Project Pomalaa, Muhammad Rifai, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. “Dukungan Kodam XIV/Hasanuddin memberi energi besar bagi seluruh tim. Rasa aman dan moral yang kuat memengaruhi kualitas kerja di lapangan. Kunjungan Pangdam ini adalah bukti bahwa kita bergerak bersama untuk keberhasilan proyek strategis bangsa,” katanya.

Diskusi di akhir kunjungan menegaskan perlunya mekanisme koordinasi keamanan yang adaptif, cepat, dan responsif terhadap dinamika lapangan, mengingat aktivitas konstruksi akan semakin meningkat.

Endra Kusuma, Director External Relations PT Vale, menegaskan pentingnya sinergi jangka panjang ini. “Hilirisasi tidak hanya membutuhkan investasi dan teknologi, tetapi juga kestabilan sosial dan keamanan wilayah. Kami bersyukur atas kolaborasi erat dengan TNI. Sinergi ini memastikan bahwa transformasi nikel Indonesia menuju industri berkelanjutan dapat berjalan dengan disiplin, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka dan bangsa,” tegasnya.

Kunjungan ini memperkuat bahwa pembangunan Pomalaa bukan hanya proyek industri, tetapi motor percepatan Asta Cita Presiden, sekaligus momentum Indonesia memasuki era mineral kritis yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.