Kendari, Berikabar.co – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pendistribusian dan pendayagunaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) tahap akhir tahun 2025. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, didampingi Kepala BAZNAS Sultra, Punardin, Rabu (24/12/2025).
Dalam pendistribusian terakhir di tahun ini, BAZNAS menyasar 113 penerima manfaat dengan total nilai bantuan mencapai Rp115 juta. Bantuan tersebut dialokasikan untuk sektor konsumtif maupun produktif demi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Kepala BAZNAS Sultra, Punardin, merincikan bahwa dari 113 penerima manfaat, sebanyak 100 orang menerima paket sembako yang difokuskan bagi pegawai non-ASN dengan penghasilan di bawah Rp3 juta, termasuk petugas kebersihan (cleaning service) dan tenaga pengamanan (security) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Untuk yang terakhir ini itu ada 113 penerima. Yang tadi di atas 100 untuk paket sembako, satu orang untuk usaha perbengkelan, dan 12 orang untuk usaha kecil,” jelas Punardin.
Punardin menambahkan bahwa wilayah sebaran bantuan mencakup Kota Kendari untuk sektor perbengkelan, serta Kota Kendari, Kabupaten Konawe, dan Konawe Selatan untuk kategori usaha kecil. Ia juga memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, BAZNAS Sultra telah menyalurkan dana umat dengan angka yang cukup signifikan.
“Total distribusian BAZNAS hari ini itu ada 115 juta. Secara keseluruhan sepanjang 2025 itu kami sudah mendistribusi kurang lebih 860 juta keseluruhan. Aturan di BAZNAS itu tidak boleh lewat 3 bulan, dana yang terkumpul harus disalur itu paling maksimal,” tambah Punardin menekankan kedisiplinan penyaluran dana.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Sultra. Menurutnya, pengelolaan dana umat secara transparan merupakan kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat (muzaki) untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi.
“Kehadiran kita pada siang hari ini memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai kepedulian sosial dan tanggung jawab moral, juga menjadi bagian dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah; mengurangi kesenjangan dan mengangkat martabat yang membutuhkan,” ujar Gubernur yang akrab disapa ASR ini.
Ia juga memberikan pesan kuat agar BAZNAS terus berinovasi sehingga mampu menjadi lembaga pilihan utama bagi masyarakat dalam berderma. Ia berharap masyarakat semakin yakin menyalurkan zakatnya ke BAZNAS karena pengelolaannya yang amanah.
“Dana yang disalurkan hari ini bukan hanya angka dan laporan, melainkan langkah untuk perubahan yang lebih baik. Jadi pasti kita semua punya harapan agar BAZNAS ke depannya lebih di depan dari pada yayasan-yayasan lain. Mari kita sama-sama meyakinkan karena orang yang menabung dan memberi harus yakin. BAZNAS membuktikan sebagai mitra pemerintah yang baik,” pungkasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan zakat di Sulawesi Tenggara, Ia juga langsung memberikan sumbangan pribadi di akhir acara guna menambah pundi-pundi dana sosial yang dikelola oleh BAZNAS.





