PLN UIP Sulawesi Tingkatkan Sanitasi dan Akses Air Bersih untuk Delapan SD di Makassar

oleh -196 Dilihat

Makassar, Berikabar.co — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan pelajar melalui pelaksanaan program “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh”. Bekerja sama dengan Yayasan Aku Rimba Indonesia, PLN menghadirkan perbaikan fasilitas sanitasi, penyediaan air bersih, dan pipanisasi di delapan Sekolah Dasar di Kota Makassar. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Kamis (27/11) di SD Negeri Baddoka Makassar, dengan penerima manfaat meliputi SD Inpres Mandai, SD Negeri Malewang, SD Inpres Bakung I, SD Inpres Bakung II, SD Inpres Kalangtubung I, SD Negeri Baddoka, SD Inpres Mannuruki I, dan SD Negeri Sipala I.

Kepala Sekolah SD Negeri Baddoka, Kamelia Yusup, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan kondisi fasilitas sanitasi yang selama ini menjadi kendala bagi sekolah. Ia menjelaskan bahwa kerusakan pada toilet umum sering mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan belajar. “Sekolah ini toiletnya memang kurang memadai, plafonnya rusak serta dindingnya terkelupas karena rembesan air, kloset tersumbat, pintu rusak, hingga saluran air yang tidak mengalir. Dari kegiatan ini kami menyaksikan upaya PLN yang betul betul memenuhi segala yang kami butuhkan, jadi kami hanya menyediakan tempat saja. Terima kasih PLN,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa cakupan bantuan dari PLN sangat menyeluruh dan tepat sasaran. “Kami melihat upaya PLN yang menaruh perhatian pada aspek-aspek penting mulai dari instalasi pompa air, renovasi MCK, sampai pipanisasi dari sumber air ke beberapa titik, semuanya menjawab persoalan yang selama ini tidak mampu kami tangani sendiri.” lanjutnya.

General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menjelaskan dasar pemilihan Kecamatan Biringkanaya sebagai lokasi program. Menurutnya, wilayah tersebut merupakan salah satu area yang paling membutuhkan peningkatan fasilitas sanitasi. “Kami melihat bahwa Biringkanaya memerlukan intervensi sanitasi dan akses air bersih secara mendesak, sehingga kami menilai wilayah ini patut menjadi fokus utama agar manfaatnya dapat segera dirasakan.” pungkas Wisnu.

BACA JUGA :  Polda Sultra Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Wujudkan Sinergi Polri dan Masyarakat Jelang Hari Bhayangkara ke-79

Wisnu juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini. “Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya pemerintah daerah, pihak sekolah, para guru, dan Yayasan Aku Rimba Indonesia yang turut membantu mensukseskan pelaksanaan program ini.” tambahnya.

Camat Biringkanaya, melalui Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Biringkanaya Wuriyanti Saptorini, S.Sos., M.M., turut menyampaikan penghargaan atas kontribusi PLN terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Bantuan ini bukan hanya memperbaiki sarana fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup para pelajar. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut agar lingkungan pendidikan di Kecamatan Biringkanaya semakin maju dan layak bagi anak-anak kita.” ujarnya.

Dengan berfokus pada sanitasi, ketersediaan air bersih, dan kesehatan pelajar, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang siswa. Inisiatif tersebut semakin menegaskan peran PLN dalam mendorong kualitas pendidikan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air sebagai kebutuhan utama masyarakat.