Kendari, Berikabar.co – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meluncurkan program unggulan baru di sektor ketenagakerjaan yang dinamakan “Samudra”. Program ini merupakan salah satu program prioritas yang digagas oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka sebagai solusi komprehensif untuk mengatasi pengangguran dengan mengintegrasikan pelatihan keterampilan dan jaminan penempatan kerja.
Kepala Disnakertrans Sultra, Laode Muhammad Ali Haswandy, menjelaskan bahwa program Samudra membedakan diri dari inisiatif pelatihan biasa karena memiliki fokus utama pada penempatan.
“Program Samudra ini dibungkus dengan pelatihan dan penempatan nantinya di situ. Bukan saja ada pelatihan, tapi bagaimana juga penempatannya, itu yang paling penting,” terang Haswandy.
Ia menambahkan, program ini bertujuan agar peserta dapat ditempatkan sebagai pekerja penerima upah, siswa magang di perusahaan, maupun mampu mandiri sebagai wirausaha. Jangkauan Samudra bahkan diperluas untuk membuka peluang lowongan kerja luar negeri (pekerja migran), dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan dan lembaga pekerja migran.
Tantangan Pemenuhan Loker di Job Fair
Dalam upaya berkelanjutan untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, Disnakertrans Sultra terus melaksanakan Job Fair di sela-sela waktu. Pada Job Fair terakhir yang melibatkan 31 perusahaan, tercatat ada 1.670 lowongan kerja yang tersedia.
Namun, Haswandy menyoroti tantangan besar dalam pemenuhan kuota lowongan. Mayoritas lowongan yang ditawarkan adalah untuk posisi driver dan operator, namun banyak pelamar yang tidak memiliki lisensi atau sertifikasi yang dibutuhkan.
“Lowongan kerja kebanyakan driver dan operator. Kebanyakan tidak punya lisensi untuk driver itu, walaupun juga jabatan lain juga banyak yang lagi berpotensi, tetapi tidak tercapai,” jelasnya.
Haswandy berharap program Samudra dan inisiatif lain, seperti program magang pemerintah pusat yang menyasar lulusan baru, dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Sultra yang merupakan harapan besar dari Gubernur, Andi Sumangerukka.
“Kita berharap semua mudah untuk mengakses informasi kerja. Jadi kalau mau berkembang, lulusan yang baru selesai kuliah jangan lupa coba itu. Itu akan lebih banyak,” tutupnya. (Adv)





