PT Vale Perkuat Kemitraan di Morowali, Kirim 26 Pemuda Lokal Belajar Menjadi Teknisi dan Operator Profesional

oleh -274 Dilihat

Morowali, Berikabar.co — Di Morowali, khususnya di 13 desa pemberdayaan, harapan akan kemajuan dan kesejahteraan hadir seiring perkembangan industri. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), sebagai perusahaan nikel berkelanjutan anggota MIND ID, menegaskan komitmennya untuk membangun dengan hati terbuka, menjaga ruang dialog, dan memihak pada masyarakat lokal.

PT Vale percaya bahwa pertumbuhan sejati harus diukur dari dampak sosialnya, bukan hanya pembangunan fisik. “Kami datang bukan hanya untuk menambang, tetapi untuk tumbuh dan berkembang bersama. Kami percaya, setiap aspirasi masyarakat adalah bagian dari perjalanan kami untuk menjadi lebih baik,” ujar Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir.

Di tengah pesatnya perkembangan Morowali, PT Vale merespons semangat anak muda lokal dengan meluncurkan program pelatihan. Melalui kolaborasi dengan PT Petrosea, program Technician Development Program dan Fresh Operator Training dibuka untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda lokal agar dapat belajar dan bekerja di dunia industri dengan kemampuan profesional.

Saat ini, sebanyak 26 peserta dari wilayah pemberdayaan PT Vale tengah menimba ilmu di Bandung, Jakarta, dan Kalimantan Timur. Mereka dipandang sebagai simbol kemajuan yang dimulai dari desa sendiri.“Kami ingin anak-anak muda dari Morowali khususnya di wilayah operasi punya tempat di masa depan industri, dengan kemampuan yang mereka bangun sendiri,” tambah Wafir.

Program ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Morowali, Ahmad, menyebut inisiatif ini sebagai investasi jangka panjang.“Bukan hanya membuka lapangan kerja, tetapi membentuk karakter dan kompetensi anak-anak kita,” ujarnya.

PT Vale konsisten menempatkan masyarakat sebagai mitra utama. Perusahaan terus membuka ruang partisipasi warga dan pemerintah daerah melalui forum dialog, musyawarah desa, hingga pertemuan tatap muka rutin sebagai bagian dari proses masukan.

BACA JUGA :  Jelang Armuzna, Kakanwil Kemenag Sultra Ajak Jemaah Fokus dan Jaga Kesehatan

PT Vale menyadari bahwa pembangunan yang bermakna bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi juga membangun rasa percaya.

“Kami tidak akan pernah berhenti mendengarkan. Kadang yang paling penting bukan apa yang kita jawab, tetapi bagaimana kita hadir,” kata Wafir dengan tenang.

Di tengah ambisi hilirisasi, PT Vale tetap berpegang pada prinsip responsible mining, memastikan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam. Keberlanjutan, bagi PT Vale, adalah tentang sawah yang tetap tumbuh, air yang jernih, dan anak-anak yang bisa bersekolah dengan nyaman di sekitar wilayah operasi.