Kendari, Berikabar.co – Hari kedua pelaksanaan Sultra Maimo 2025, Sabtu, 21 Juni 2025, berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan yang menyasar berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga pelaku usaha. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Bank Indonesia Sulawesi Tenggara untuk memperkenalkan inklusi keuangan, budaya, serta konsep pembangunan berkelanjutan kepada masyarakat luas.
Agenda pagi hari dimulai dengan Lomba Mewarnai CBP Rupiah yang dilangsungkan dari pukul 10.00 hingga 12.30 WITA. Lomba ini diikuti oleh puluhan siswa dan siswi Sekolah Dasar di Kota Kendari yang berusia antara 9 hingga 12 tahun. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya menjaga rupiah dan mengenal ciri-ciri keaslian uang sebagai bagian dari edukasi keuangan anak-anak.
Masih pada waktu yang sama, masyarakat juga dapat mengunjungi Sharia Fair, sebuah kegiatan bazar UMKM yang berlangsung sepanjang hari, dari pukul 10.00 hingga 22.00 WITA. Bazar ini menampilkan beragam produk unggulan UMKM lokal, mulai dari makanan, kerajinan tangan, hingga produk halal yang mendukung ekosistem keuangan syariah.
Memasuki siang hari, tepat pukul 13.00, dilaksanakan Circle Sultra, yakni sebuah talk show bertema “Circular Economy for Resilient & Clean Environment in Southeast Sulawesi.” Diskusi ini menghadirkan narasumber dari sektor akademisi, pemerintah, dan pelaku industri untuk membahas pentingnya penerapan ekonomi sirkular guna mendukung keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang efisien.
Kemudian, pada pukul 14.30 hingga 16.00 WITA, acara dilanjutkan dengan Kompetisi Wastra dalam bentuk fashion show yang menampilkan karya-karya busana berbasis kain tenun Sultra. Kegiatan ini menjadi wadah unjuk kreativitas sekaligus upaya pelestarian budaya lokal dalam bentuk yang modern dan menarik minat generasi muda.
Setelah itu, pada pukul 16.00 hingga 17.30, panggung Sultra Maimo 2025 diisi dengan talk show Siarah, yang mengangkat topik seputar pembiayaan syariah. Talk show ini memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai alternatif pembiayaan yang sesuai prinsip syariah, termasuk potensi pengembangan usaha berbasis ekonomi Islam.
Puncak hiburan malam diisi oleh penampilan Fashion Show Perbankan, yang dimulai pukul 18.30 hingga 21.00 WITA. Dalam segmen ini, para pegawai dari sektor perbankan turut serta memperagakan busana formal dan etnik, menunjukkan kolaborasi antara profesionalisme dan kekayaan budaya lokal.
Rangkaian kegiatan hari kedua Sultra Maimo 2025 ini tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif dan inspiratif. Dengan memadukan seni, edukasi keuangan, pelestarian budaya, serta isu lingkungan dan ekonomi, kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Sulawesi Tenggara yang inklusif dan berkelanjutan.





