Bupati Butur Pastikan Penanganan Cepat Pascagempa: Korban Tertangani, Bangunan Akan Diperbaiki

oleh -270 Dilihat

BUTON UTARA, Berikabar.co  – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) bergerak cepat menangani dampak gempa bumi dengan kekuatan 4,6 SR yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa, 27 Mei 2025 malam. Gempa yang cukup kuat ini menjadi yang pertama kali dirasakan masyarakat dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Desa Kamboea, yang tercatat sebagai daerah terdampak paling parah.

Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, menyampaikan bahwa sebanyak tujuh bangunan mengalami kerusakan, sementara di kecamatan lain hanya dirasakan getarannya saja. Pemerintah daerah, menurutnya, telah turun langsung memberikan bantuan awal dan memastikan proses rehabilitasi bangunan akan segera diupayakan.

“Kami sudah memfasilitasi para korban. Untuk bangunan yang terdampak, kami akan upayakan perbaikan secepatnya,” ujar Bupati Afirudin.

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan satu orang warga mengalami luka akibat tertimpa tumpukan batako. “Korban telah mendapat perawatan di rumah sakit dan kini sudah kembali ke rumah dalam kondisi stabil,” ujarnya.

Pasca gempa, kepanikan sempat terjadi di sejumlah wilayah pesisir. Banyak warga yang mengamankan diri ke daerah pegunungan karena beredar isu akan terjadi tsunami. Namun, Bupati menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada gempa susulan, dan situasi sudah kembali kondusif.

“Butur selama ini tidak pernah mengalami gempa sekuat ini, sehingga wajar ada kepanikan. Namun kami pastikan, tidak ada gempa susulan. Warga yang sebelumnya mengungsi, sekarang sudah kembali ke rumah,” jelasnya.

Bupati juga mengapresiasi langkah cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berhasil memberikan edukasi evakuasi kepada masyarakat pesisir. Meski jalur evakuasi baru sebagian yang tersedia, warga tetap diarahkan untuk bertindak cepat dan tepat.

BACA JUGA :  Telkomsel Journalist Competition 2025: Wadah Kreativitas Jurnalis, Hadiah Utama Wisata ke Malaysia