Kendari, Berikabar.co – Pada kesempatan sidang paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Tenggara (Sultra), Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyampaikan berbagai pencapaian yang telah diraih daerah ini sejak terbentuk hingga usia yang ke-61. Menurutnya, meskipun sudah banyak kemajuan yang dicapai, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, Sultra masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu segera dibenahi.
“Di usia yang terus bertambah, Sultra terus berusaha mengembangkan potensi daerah demi kesejahteraan masyarakatnya,” katanya.
Andi Sumangerukka juga menekankan bahwa meskipun Sultra telah menunjukkan banyak kemajuan, masih ada beberapa permasalahan yang harus mendapat perhatian lebih. “Salah satu masalah utama yang harus segera diatasi adalah ketimpangan pembangunan antarwilayah di Sultra. Banyak wilayah yang masih tertinggal, baik dari segi infrastruktur maupun pelayanan publik,” tekannya.
Oleh karena itu, upaya percepatan pembangunan harus terus dioptimalkan untuk mengurangi kesenjangan tersebut.
Selain itu, masalah perekonomian, kemiskinan, dan pengangguran juga menjadi sorotan utama dalam sambutannya. Gubernur mengungkapkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Sultra cukup positif, masih banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan sulitnya memperoleh pekerjaan.
“Pemerintah daerah harus fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas. Semangat untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat menjadi kunci utama untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Andi Sumangerukka.
Dalam rangka meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, Andi Sumangerukka juga mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan dalam menyelesaikan tantangan ekonomi dan sosial tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta dan lembaga pendidikan.
“Pentingnya kerja sama dan kolaborasi antar lembaga pemerintah dan masyarakat,” tekannya lagi.
Ia menyatakan bahwa hanya dengan membangun sinergi yang baik, Sultra dapat mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi. Membangun harmonisasi dalam hubungan kerja dan komunikasi yang efektif antarinstansi akan mempermudah upaya-upaya pembangunan yang tengah dijalankan.
Gubernur juga mengingatkan bahwa tantangan besar lainnya adalah penyediaan energi yang cukup untuk mendukung kegiatan ekonomi dan kehidupan masyarakat. Masih ada daerah-daerah yang kesulitan mengakses listrik, sehingga menjadi hambatan bagi kemajuan ekonomi daerah tersebut. Oleh karena itu, pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan pengembangan energi terbarukan harus menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan.
Dalam sambutannya, Gubernur juga mengajak seluruh warga Sultra untuk tetap optimis dan bekerja keras dalam menghadapi tantangan pembangunan yang ada. Meskipun masalah yang dihadapi cukup kompleks, dengan komitmen yang kuat dan kebersamaan, Andi Sumangerukka yakin bahwa Sultra akan mampu mengatasi berbagai rintangan dan mencapai kemajuan yang lebih baik lagi di masa depan.
Sebagai penutup, Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa meskipun Sultra masih menghadapi berbagai tantangan, ia yakin dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, seluruh masalah tersebut dapat diatasi. “Dalam usia ke-61, Sultra harus tetap berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar dapat bersaing dengan daerah lain dalam berbagai sektor pembangunan,” tutupnya.





