Arsenio Tembus Podium di Lintasan Licin, Honda CRF250R Tampil Tangguh

oleh -345 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Arsenio Al Ghifari, pebalap muda berbakat dari Astra Honda Racing Team (AHRT), sukses mengamankan posisi ketiga dalam Race 1 kelas MX2 pada putaran perdana Kejurnas Motocross 2025. Balapan yang digelar di Sirkuit Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (13/4), berlangsung di bawah tekanan kondisi alam yang tak bersahabat. Berbekal motor andalannya, Honda CRF250R, Arsenio menunjukkan ketangguhan luar biasa di lintasan yang berubah drastis akibat cuaca ekstrem.

Menjelang lomba dimulai, hujan deras mengguyur kawasan sirkuit, mengubah lintasan tanah menjadi jalur yang sarat lumpur dan sangat licin. Demi menjaga keselamatan para pembalap, pihak penyelenggara terpaksa menutup beberapa bagian trek dan mengalihkan jalur (bypass) untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Menyiasati kondisi lintasan yang berubah menjadi medan tempur basah dan teknikal, tim teknis AHRT memilih menggunakan ban tipe mid-soft. Ban ini dinilai paling cocok untuk menghadapi ruts dalam yang terbentuk di permukaan sirkuit, sembari mempertahankan traksi pada lapisan padat di bawahnya. Namun, meski strategi ban dinilai tepat, tetap saja banyak pebalap, termasuk Arsenio, kesulitan menjaga ritme dan kestabilan.

Arsenio menghadapi tantangan berat di lintasan. Ia harus terjatuh sebanyak lima kali akibat kehilangan cengkeraman ban saat melintasi bagian-bagian licin dan dalam. Namun, dengan semangat juang yang tinggi, ia mampu bangkit di setiap insiden dan menuntaskan balapan hingga meraih podium ketiga—pencapaian yang membuktikan daya tahan fisik dan mentalnya sebagai pebalap muda berbakat.

“Sirkuitnya benar-benar menantang dengan perubahan cuaca yang ekstrem. Saya sempat beberapa kali tergelincir, tapi tetap berusaha fokus menyelesaikan balapan,” ungkap Arsenio usai balapan. Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena Race 2 dibatalkan, sehingga kehilangan kesempatan untuk tampil lebih baik dan menambah poin.

BACA JUGA :  Kios Pangan Kendari Go Digital, Belanja Kebutuhan Pokok Kini Bisa Pakai QRIS dengan Harga HET

Pembatalan Race 2 diputuskan secara resmi oleh panitia menyusul memburuknya kondisi trek. Lumpur yang semakin dalam, jalur yang tidak lagi layak pakai, ditambah kabut tebal yang mulai turun menjelang sore, membuat perlombaan dinilai terlalu berisiko untuk dilanjutkan.

Meski demikian, pencapaian Arsenio tetap mendapat apresiasi tinggi dari manajemen. Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor, mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa Arsenio dan kekuatan motor CRF250R. “Di tengah medan yang begitu berat, Arsenio berhasil menunjukkan mental juara. Ini jadi sinyal positif untuk musim balap tahun ini,” ujarnya.

Hasil podium di seri pembuka ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Arsenio untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar Juara Nasional Motocross 2025. Seri kedua akan digelar di Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Juli mendatang. AHRT memastikan akan melakukan persiapan lebih matang guna menghadapi total tujuh seri yang tersisa, dengan harapan bangkit lebih kuat di seri-seri berikutnya.