Pertamina Percepat Distribusi BBM ke Wilayah Kepulauan Sultra, 164 KL Pertalite Dikirim ke Wakatobi

oleh -57 Dilihat

Wakatobi, Berikabar.co – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mempercepat distribusi dan memperkuat stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah kepulauan Sulawesi Tenggara (Sultra). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Buton Utara, Buton Selatan, Muna, dan Wakatobi.

Upaya penguatan pasokan dilakukan melalui percepatan pengiriman BBM jalur laut, optimalisasi jadwal distribusi, serta koordinasi intensif dengan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan pihak terkait.

Khusus di Kabupaten Wakatobi, Pertamina telah merealisasikan pengiriman BBM dalam dua tahap. Pengiriman pertama pada 6 November 2026 ditujukan untuk wilayah Wakatobi II yang mencakup Pulau Kaledupa, Tomia, dan Binongko, dengan total muatan 49 kiloliter (KL) Pertalite, 30 KL Biosolar, dan 10 KL minyak tanah.

Selanjutnya, pengiriman untuk wilayah Wakatobi I atau Pulau Wangi-Wangi diberangkatkan pada 7 November 2026. Kapal pengangkut membawa 115 KL Pertalite, 60 KL Biosolar, 20 KL Pertamax, dan 10 KL minyak tanah. Kapal tersebut telah lepas sandar dan dijadwalkan tiba pada pagi hari 8 November untuk selanjutnya memperkuat stok di SPBU.

Dengan dua tahap pengiriman tersebut, total pasokan BBM yang dikirim ke Wakatobi mencapai 164 KL Pertalite, 90 KL Biosolar, 20 KL Pertamax, dan 20 KL minyak tanah. Percepatan proses pemuatan hingga pengiriman dilakukan agar pasokan dapat segera diterima dan disalurkan kepada masyarakat.

Selain Wakatobi, Pertamina juga menyiapkan tambahan penguatan stok melalui Fuel Terminal Baubau dan Fuel Terminal Raha. Total rencana penyaluran dari kedua terminal tersebut mencapai 60 KL Pertalite, 7 KL Pertamax, dan 8 KL Biosolar B50.

Penguatan pasokan secara bersamaan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain, termasuk Kabupaten Buton Utara, Kota Baubau, dan Kabupaten Muna. Optimalisasi jadwal pengiriman serta distribusi ke lembaga penyalur menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pasokan BBM di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Usai Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Radhan-Rasyid Sehat Mental dan Jasmani

Untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana, tim Pertamina akan melakukan pengawasan langsung terhadap penyaluran BBM, termasuk di wilayah Maligano, dengan dukungan pengawalan aparat penegak hukum. Pengawasan juga menyasar SPBU dan lembaga penyalur terdekat guna memastikan proses pengiriman dan penguatan stok berlangsung sesuai ketentuan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan Fuel Terminal, pengelola SPBU, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum untuk mengoptimalkan distribusi BBM, terutama di wilayah kepulauan yang membutuhkan pengaturan logistik khusus.

Di sisi lain, masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya melalui lembaga penyalur resmi. Untuk mendapatkan informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi selama 24 jam.