Kendari, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memperluas literasi dan akses keuangan masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra). Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan 14 bupati dan wali kota serta tujuh perguruan tinggi melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari pengembangan Infinity Hub, sebuah pusat inovasi dan kolaborasi keuangan digital yang dirancang untuk memperkuat ekosistem jasa keuangan di daerah.
Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, media, dan masyarakat untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan produk keuangan.
Pengembangan Infinity Hub di Sultra diarahkan tidak hanya untuk mendorong inovasi keuangan digital, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dalam memperkuat edukasi keuangan dan perlindungan konsumen.
Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi, OJK berharap edukasi keuangan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain meningkatkan literasi, kolaborasi tersebut diharapkan membuka peluang akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai produk dan layanan jasa keuangan, masyarakat diharapkan mampu menentukan pilihan pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menjelaskan bahwa Infinity Hub dibangun dengan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaku bisnis, akademisi, media, dan masyarakat.
“Ini merupakan konsep yang menggabungkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, bisnis, akademisi, media, dan publik. Tujuannya untuk mendorong literasi masyarakat agar lebih memahami inovasi keuangan digital,” ujarnya.
Konsep tersebut menjadi landasan untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi perkembangan teknologi di sektor keuangan. Kolaborasi diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali manfaat layanan keuangan digital sekaligus memahami risiko dan pentingnya perlindungan konsumen.
OJK juga berharap penguatan kerja sama tersebut dapat mendorong masyarakat mengambil keputusan keuangan secara bijak, meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan formal, serta menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sektor jasa keuangan di tengah perkembangan teknologi digital.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, pengembangan Infinity Hub diharapkan menjadi salah satu pengungkit peningkatan inklusi keuangan dan perluasan kesempatan ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.




