RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Berlanjut

oleh -93 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – PT Indosat Tbk (Indosat atau IOH) resmi memperpanjang masa jabatan Presiden Direktur dan CEO Vikram Sinha. Keputusan tersebut disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 29 September 2026.

Perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebelumnya telah diumumkan Indosat pada Juli 2026. Keputusan RUPSLB tersebut sekaligus memperkuat dukungan perusahaan untuk melanjutkan agenda strategis dan transformasi jangka panjang, terutama melalui pengembangan ekosistem berbasis kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

Selain menyetujui perpanjangan masa jabatan Presiden Direktur dan CEO, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris. Seppalga Ahmad telah mengundurkan diri dari posisi Komisaris Perseroan dan pengunduran dirinya telah diterima serta disetujui oleh RUPSLB.

Indosat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi serta dedikasi Seppalga Ahmad selama menjalankan tugas sebagai bagian dari Dewan Komisaris Perseroan.

Memasuki fase berikutnya, keberlanjutan kepemimpinan tersebut akan mendukung Indosat memperluas implementasi strategi AI North Star. Strategi tersebut tidak hanya mencakup pengembangan infrastruktur AI dan kapabilitas cloud, tetapi juga pembangunan ekosistem AI yang terintegrasi mulai dari infrastruktur, cloud, platform hingga solusi berbasis AI.

Reski Damayanti, Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Kami menyambut babak baru bagi Indosat, dengan momentum yang kuat dan peluang pertumbuhan yang semakin besar. Berbekal fondasi yang telah kami bangun, kami siap memperluas implementasi strategi AI North Star, memperkuat Customer Love, serta terus mengembangkan kapabilitas untuk menciptakan masa depan digital yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Bersama pelanggan, mitra, pemegang saham, dan seluruh ekosistem, kami optimistis dapat terus memberikan kontribusi yang lebih baik bagi Indonesia, dalam semangat #LebihBaikIndosat.”

BACA JUGA :  Dua Pemuda Luwu Timur Lolos ke Akademi PSM Makassar: Dukungan Penuh PT Vale untuk Pengembangan Talenta Lokal

Untuk memperkuat ekosistem tersebut, Indosat menyebut Zankore turut memperkuat kapabilitas komputasi melalui kontrak jangka panjang dengan kapasitas 200 MW. Sementara RAIA Grid yang didukung jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer memperkuat konektivitas untuk mendekatkan kapabilitas AI kepada pelaku usaha, pengembang, peneliti dan masyarakat.

Kedua infrastruktur tersebut menjadi bagian dari fondasi AI Factory dan ekosistem AI Indosat. Perusahaan menargetkan pemanfaatan AI tidak berhenti pada pembangunan kapasitas teknologi, tetapi dapat menghasilkan nilai nyata bagi dunia usaha dan masyarakat.

Sejalan dengan pengembangan teknologi, Indosat juga menyiapkan sumber daya manusia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis AI. Perseroan memiliki ambisi memberdayakan hingga 2 juta talenta digital pada 2030 melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, mitra teknologi dan pemangku kepentingan lainnya.

Indosat juga mengembangkan teknologi yang diarahkan untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan. Salah satunya melalui uji coba AI-RAN yang dirancang untuk menurunkan konsumsi energi hingga 20% dibandingkan jaringan konvensional.

Melalui penguatan kepemimpinan, infrastruktur, talenta dan teknologi tersebut, Indosat menargetkan pertumbuhan AI dapat diterjemahkan menjadi lebih banyak peluang bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem digital dan AI yang tangguh, inklusif dan berkelanjutan.