Kendari, Berikabar.co – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp600 juta untuk mendukung penanggulangan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Polda Sultra terhadap masyarakat serta personel kepolisian di NTT yang terdampak bencana dan kini masih menjalani proses pemulihan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., di lobi depan Mapolda Sultra, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro, S.H., S.I.K, M.H, Karo SDM Kombes Pol. Slamet Ramelan, S.I.K., S.H., M.H, para Pejabat Utama (PJU), Kapolres jajaran, serta perwakilan pengurus Bhayangkari.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Kompol Nyoman Arya dan AKP Yudha ditunjuk sebagai perwakilan personel Polda Sultra untuk mengantarkan langsung bantuan ke NTT.
Kapolda Sultra berharap bantuan tersebut dapat segera diterima pihak yang membutuhkan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan dalam proses penanggulangan serta pemulihan pascabencana.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Sultra dan Bhayangkari yang telah memberikan sumbangsih serta menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat NTT.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berupa dukungan materi, tetapi juga menjadi wujud empati keluarga besar Polda Sultra dan Bhayangkari kepada masyarakat maupun anggota Polda NTT yang terdampak bencana.
“Terima kasih kepada seluruh personel polda sultra dan bhayangkari yang telah memberikan sumbangsih dan kepedulian dalam rangka penanggulangan pascabencana di NTT. Ini menjadi bagian dari kepedulian dan empati kita kepada masyarakat di NTT, termasuk anggota Polda NTT yang terdampak,” ujar Kapolda.
Kapolda menjelaskan, upaya penanggulangan pascabencana di NTT hingga kini masih berlangsung. Dampak bencana tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga jajaran kepolisian, termasuk kerusakan pada sejumlah fasilitas dan asrama.
Karena itu, ia berharap bantuan yang disalurkan Polda Sultra dan Bhayangkari dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan.
“Mudah-mudahan bisa cepat diatasi dan pulih kembali sehingga aktivitas masyarakat di NTT serta kegiatan pengamanan yang dilakukan Polda NTT dapat kembali normal seperti biasa,” harapnya.
Kapolda turut mengapresiasi kepedulian Bhayangkari yang ikut berpartisipasi dalam pengumpulan dan penyaluran bantuan. Apresiasi juga disampaikan kepada Biro SDM Polda Sultra yang menginisiasi sekaligus mengoordinasikan kegiatan tersebut.
Di sela-sela penyerahan bantuan, Karo SDM Polda Sultra berkomunikasi melalui sambungan video call WhatsApp dengan Karo SDM Polda NTT. Komunikasi tersebut dilakukan untuk menyampaikan bahwa Polda Sultra telah menyalurkan bantuan sebagai bagian dari sinergi dan solidaritas dalam membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa aksi kemanusiaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga soliditas antar-Polda dan memperkuat rasa empati sesama anggota Polri.
Ia juga berpesan kepada dua personel yang membawa bantuan agar menyampaikan salam serta dukungan keluarga besar Polda Sultra kepada Kapolda NTT, seluruh personel Polda NTT, dan masyarakat yang terdampak bencana.
“Ini juga sebagai bentuk empati kita. Mudah-mudahan soliditas di antara Polda-Polda dalam institusi Polri dan rasa empati sesama kita terus terjalin dengan baik. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat NTT dan Polda NTT,” pungkas Kapolda.





