Pengukuran Kompetensi Digital ASN Sultra Digelar 26 Agustus, Kominfo Matangkan Persiapan

oleh -47 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra mematangkan persiapan pelaksanaan Pengukuran Kompetensi Digital Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan digelar pada 26 Agustus 2026.

Persiapan tersebut dilakukan melalui Technical Meeting Pengukuran Kompetensi Digital ASN Lingkup Pemprov Sultra yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia (BBLSDM) Komdigi Wilayah Makassar.

Pj. Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah, mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sultra mengikuti pengukuran tersebut dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun aparatur yang profesional, cerdas digital, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pemerintahan berbasis data.

Ia menilai peningkatan kompetensi digital menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik di tengah transformasi teknologi. Karena itu, seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sultra diharapkan berpartisipasi aktif dalam pengukuran yang akan dilaksanakan pada 26 Agustus mendatang.

“Mari kita wujudkan ASN Sultra yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik guna mewujudkan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu Terwujudnya Sulawesi Tenggara Maju yang Aman, Sejahtera, dan Religius,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, mengatakan Pengukuran Kompetensi Digital ASN dilakukan untuk memperoleh gambaran kemampuan digital ASN secara terukur. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan pelatihan dan pengembangan kompetensi digital aparatur.

“Selama ini pelatihan-pelatihan digital belum semuanya berdasarkan kajian. Kadang kita menentukan siapa yang mengikuti pelatihan berdasarkan perkiraan atau subjektivitas. Melalui pengukuran ini kita bisa mengetahui siapa yang perlu ditingkatkan kompetensinya dan jenis pelatihan apa yang sesuai,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ditreskrimum Polda Sultra Ungkap Kasus Curanmor Lintas Kabupaten, Pelaku Akui Beraksi di 54 TKP

Andi Syahrir menjelaskan, pengukuran kompetensi digital tidak sama dengan ujian yang berorientasi pada hasil benar atau salah. Pengukuran tersebut lebih diarahkan untuk memetakan tingkat kompetensi digital ASN sehingga kebutuhan peningkatan kapasitas dapat ditentukan secara lebih tepat.

“Ini untuk melihat gambaran seberapa terliterasinya ASN kita dalam konteks teknologi digital,” ujarnya.

Menurutnya, pemetaan kompetensi digital juga menjadi bagian dari strategi Pemprov Sultra dalam mendukung peningkatan Indeks Pemerintahan Digital. Transformasi digital, kata dia, tidak dapat hanya dibebankan kepada Dinas Kominfo, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah.

“Kominfo hanya menjadi fasilitator. Transformasi digital dilakukan oleh kita semua. Misalnya dari tanda tangan basah menjadi tanda tangan elektronik, atau dari penggunaan Sisumaker menuju SRIKANDI, itu bagian dari transformasi digital,” katanya.

Pengukuran pada 26 Agustus 2026 akan melibatkan lebih dari 24.700 ASN Pemprov Sultra. Peserta terdiri atas CPNS, PNS, PPPK, hingga PPPK paruh waktu.

Hasil pemetaan tersebut nantinya juga akan menjadi salah satu dasar pembentukan Gugus Tugas Talenta Digital ASN yang akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Sultra.

Pelaksanaan pengukuran dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. ASN tidak harus mengikuti proses tersebut secara terus-menerus karena pengisian diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Pengukuran dapat dilakukan menggunakan telepon seluler maupun komputer. Untuk memantau tingkat partisipasi ASN, Dinas Kominfo Sultra juga menyiapkan dashboard yang menampilkan perkembangan pengisian secara berkala berdasarkan perangkat daerah.

Kadis Kominfo Sultra meminta para person in charge (PIC) di masing-masing perangkat daerah membantu menyebarluaskan informasi dan tautan pengukuran kepada seluruh ASN di lingkungan kerjanya.

“Kita sangat berharap tingkat partisipasi kita tinggi. Ini bukan hanya kegiatan Kominfo, tetapi untuk kita semua. Hasilnya akan menjadi gambaran kondisi kompetensi digital ASN sekaligus dasar untuk menentukan kebutuhan pengembangan kapasitas ke depan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Ketua Kadin Sultra Terima Penghargaan Tokoh Inisiator Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Daerah Sultra

Technical Meeting tersebut turut menghadirkan Firdaus Masyhur dari BBLSDM Komdigi Wilayah Makassar sebagai narasumber. Ia memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan Pengukuran Kompetensi Digital ASN yang akan diikuti lebih dari 24.700 ASN Pemprov Sultra pada 26 Agustus 2026.