Kapolri Listyo Sigit Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim, Dorong Dialog Pengusaha dan Buruh

oleh -68 Dilihat

Surabaya, Berikabar.co  – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meresmikan Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Aliansi Gerakan Nasional (KSPSI AGN) Jawa Timur. Gedung yang telah melalui proses pembangunan dan revitalisasi tersebut kini hadir dengan fasilitas yang lebih lengkap untuk mendukung aktivitas organisasi, pelayanan, serta pemberdayaan buruh di Jawa Timur.

Pembangunan Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur memiliki sejarah panjang. Pembangunan pertama kali dimulai pada 1988 melalui semangat swadaya dan gotong royong para anggota yang dipelopori Dendy Prayitno bersama rekan-rekannya. Namun, proses pembangunan terhenti pada 1990 akibat berbagai persoalan dan hambatan sehingga gedung belum dapat diselesaikan dan dimanfaatkan secara optimal.

Lebih dari tiga dekade kemudian, upaya penataan dan revitalisasi kembali dilakukan pada pertengahan 2025 atas prakarsa Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Proses tersebut dilanjutkan hingga pembangunan dan penataan gedung akhirnya rampung pada 2026.

Peresmian oleh Kapolri menjadi penanda dimulainya pemanfaatan gedung yang selama puluhan tahun belum berfungsi secara optimal. Kini, gedung tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari ruang organisasi, ruang rapat, aula untuk kegiatan pelatihan, klinik kesehatan, minimarket, hingga ruang pemberdayaan UMKM.

Dalam sambutannya, Kapolri mengapresiasi Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea beserta seluruh jajaran KSPSI AGN Jawa Timur yang telah mendorong penyelesaian pembangunan dan revitalisasi gedung tersebut.

Kapolri berharap keberadaan gedung itu tidak sekadar menjadi pusat aktivitas organisasi, tetapi juga dapat berfungsi sebagai rumah besar bagi para buruh untuk memperjuangkan hak, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun komunikasi yang konstruktif.

“Saya berharap gedung ini benar-benar menjadi rumah besar, tidak hanya bagi anggota KSPSI AGN Jawa Timur, namun juga bagi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,” ujar Kapolri.

BACA JUGA :  PLN Peduli Pendidikan, Bantu Masyakarat Morowali Utara Raih Sertifikat Juru Ukur Pertanahan

Kapolri juga mendorong agar pascapembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di tingkat pusat, penguatan basis buruh dapat terus dikembangkan hingga tingkat provinsi. Sekretariat Bersama KBPBI diharapkan tidak hanya berada di tingkat pusat, tetapi juga dapat dibentuk dan dikembangkan di daerah.

Menurut Kapolri, keberadaan gedung tersebut perlu dioptimalkan sebagai sarana memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh. Selain menjadi tempat pelayanan dan konseling, gedung itu diharapkan menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan secara terbuka dan konstruktif.

Fungsi gedung juga dapat diperluas sebagai ruang dialog antara pengusaha dan buruh dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan. Komunikasi yang baik antara kedua pihak dinilai penting untuk menciptakan hubungan industrial yang kondusif sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang lebih baik di Jawa Timur.

Kapolri menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan gedung membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Polri, kata dia, berkomitmen hadir sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya hubungan industrial yang berkeadilan.

Peresmian Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur menjadi momentum baru setelah pembangunan yang sempat terhenti selama puluhan tahun. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, gedung tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan, pemberdayaan, komunikasi, sekaligus perjuangan buruh di Jawa Timur.