Proyek HPAL Sambalagi PT Vale Capai Tonggak Penting, Autoclave Tiba di Morowali

oleh -93 Dilihat

Morowali, Berikabar.co  – PT Vale Indonesia Tbk bersama mitranya GEM Co. Ltd. dan EcoPro mencatat kemajuan penting dalam pengembangan hilirisasi nikel nasional melalui kedatangan autoclave, peralatan utama proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Bungku Pesisir, Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (22/7/2026). Momentum tersebut menandai kemajuan signifikan pembangunan fasilitas pengolahan nikel berkarbon rendah yang menjadi bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.

Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), fasilitas HPAL Sambalagi dikembangkan melalui PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI), perusahaan patungan PT Vale, GEM Co. Ltd., dan EcoPro. Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi sekitar 90.000 ton kandungan nikel per tahun dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) yang menjadi bahan baku industri baterai kendaraan listrik.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto mengatakan kedatangan autoclave merupakan simbol kemajuan nyata proyek.

“Kedatangan autoclave ini merupakan tonggak penting dalam Proyek HPAL Sambalagi. Sebagai jantung dari proses HPAL, autoclave akan memungkinkan pengolahan bijih limonit menjadi produk bernilai tambah tinggi yang mendukung rantai pasok global kendaraan listrik. Momentum ini mencerminkan komitmen PT Vale bersama para mitra untuk menghadirkan industri pengolahan nikel yang berdaya saing, mengedepankan prinsip keberlanjutan, keselamatan kerja, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia dan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” tuturnya.

BACA JUGA :  PT Vale Perkuat Literasi Digital Loeha Raya, Cetak Talenta Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045