Kendari, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara terus memperluas edukasi literasi keuangan kepada generasi muda melalui berbagai program yang menyasar sekolah, perguruan tinggi hingga komunitas mahasiswa.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan edukasi dilakukan melalui program Goes to School dan Goes to Campus yang dilaksanakan secara rutin sebagai upaya meningkatkan pemahaman keuangan sejak usia dini.
“Kami punya program edukasi yang menyasar langsung ke sekolah dan kampus: program Goes to School dan Goes to Campus yang rutin kami laksanakan.”
Selain itu, OJK juga menggandeng organisasi mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) agar edukasi dilakukan melalui pendekatan sesama generasi.
“Kami juga menggandeng komunitas mahasiswa dan BEM untuk menjadi agen literasi keuangan sebaya karena peer education terbukti lebih efektif untuk generasi muda,” terang Bismi.
Tidak hanya melalui kegiatan tatap muka, OJK Sultra juga aktif memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan materi edukasi dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter generasi muda.
“Di media sosial, OJK Sultra aktif menyebarkan konten edukasi dengan bahasa yang relevan dan kekinian agar pesan tidak terasa menggurui,” ujarnya.
Sepanjang Triwulan I 2026, OJK Sultra telah menjangkau 200 pelajar, mahasiswa dan pemuda melalui berbagai kegiatan literasi keuangan. Program tersebut meliputi KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar), edukasi di sekolah dan kampus bersama Dinas Pendidikan, hingga edukasi berbasis komunitas dan media sosial.
Melalui berbagai program tersebut, OJK berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya menabung, berinvestasi secara legal, serta mampu menghindari berbagai bentuk penipuan keuangan di era digital.





