Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali, Sebut Jadi Contoh Pertambangan Berkelanjutan

oleh -131 Dilihat

Morowali, Berikabar.co – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengapresiasi penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan PT Vale Indonesia (PT Vale) di kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.

Apresiasi tersebut disampaikan Rosan saat mengunjungi kawasan operasional PT Vale usai menghadiri seremoni kedatangan autoclave, peralatan utama proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) di kawasan pabrik Sambalagi, Morowali, Rabu (22/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Rosan didampingi jajaran Danantara, termasuk Managing Director Danantara Asset Management Febriany Eddy. Rombongan disambut Chief Executive Officer PT Vale Bernardus Irmanto, Chief Project Officer PT Vale Muhammad Asril, serta jajaran manajemen perusahaan.

Rosan meninjau langsung perkembangan proyek strategis tersebut, termasuk berbagai inisiatif keberlanjutan yang diterapkan perusahaan. Salah satu lokasi yang dikunjungi ialah fasilitas nursery atau pusat pembibitan tanaman yang menjadi bagian dari program rehabilitasi dan reklamasi lahan pascatambang.

Di lokasi tersebut, Bernardus Irmanto memaparkan berbagai program pengelolaan lingkungan yang dijalankan PT Vale, mulai dari pengembangan nursery, rehabilitasi dan reklamasi lahan, pengelolaan sediment pond, hingga berbagai upaya pelestarian lingkungan lainnya.

Nursery tersebut menjadi representasi komitmen PT Vale dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke seluruh siklus bisnis perusahaan. Selain mendukung pelestarian lingkungan, berbagai program tersebut juga diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pemberdayaan masyarakat.

Rosan menilai praktik keberlanjutan yang diterapkan PT Vale telah menunjukkan standar pertambangan yang bertanggung jawab.

“Saya sangat senang dan berbahagia dapat melihat langsung lokasi PT Vale di Morowali. Hal yang paling saya perhatikan adalah bagaimana aspek sustainability yang menjaga keseimbangan antara lingkungan dan sosial sangat diperhatikan di sini. Kita melihat adanya fasilitas pembibitan, serta penerapan best mining practices dengan standar internasional. Harapannya, hal tersebut dapat terus dijaga,” ujar Rosan.

BACA JUGA :  Internet Lebih Fleksibel dengan Tri Paket Hotsale Mulai Rp40.000

Menurutnya, di tengah percepatan hilirisasi nasional, investasi tidak hanya dituntut menciptakan nilai tambah ekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menjaga keselarasan dari segi bisnis itu sendiri, baik dari aspek ESG maupun dari sisi masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu, investasi yang masuk dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, bukan hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi daerah dan masyarakat,” tambahnya.

Kunjungan tersebut juga diisi dengan peninjauan jetty yang menjadi infrastruktur strategis penunjang operasional proyek serta melihat langsung aktivitas penambangan PT Vale dari udara. Dari lokasi tersebut terlihat bagaimana aktivitas produksi dijalankan bersamaan dengan penerapan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab, mulai dari pengelolaan area tambang hingga upaya pemulihan lingkungan.