Kuota Belum Terpenuhi, SMA dan SMK di Sultra Siapkan Pengisian Kursi Kosong

oleh -55 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara akan membuka tahapan pengisian kursi kosong dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 bagi sekolah yang belum memenuhi kuota penerimaan siswa.

Kepala Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara, mengatakan sejumlah sekolah di beberapa daerah masih kekurangan peserta didik sehingga akan diberikan kesempatan kembali menerima pendaftar.

“Dimungkinkan untuk pengisian kursi kosong. Setelah ini ada tahapan namanya pengisian kursi kosong.”

Menurutnya, hasil monitoring di 17 kabupaten/kota menunjukkan terdapat penurunan jumlah penduduk usia sekolah sehingga berdampak pada jumlah pendaftar di beberapa sekolah.

“Memang kita terlihat adanya penurunan usia 13 sampai 15 tahun sehingga ada beberapa sekolah itu sudah tidak memenuhi kuota.”

Selain faktor demografi, persaingan dengan sekolah lain serta persebaran sekolah yang belum merata juga menjadi penyebab masih adanya sekolah yang kekurangan siswa.

Aris menyebut tahapan pendaftaran ulang peserta yang dinyatakan lulus akan berlangsung pada 6–8 Juli 2026, sedangkan pengisian kursi kosong dimulai pada 9 Juli.

Ia berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut, terutama bagi siswa yang belum diterima pada sekolah tujuan sebelumnya.

“Kita berharap yang belum ter-cover pada SMA tujuan yang diminati bisa memanfaatkan kuota yang kosong.”

Ditegaskannya bahwa  seluruh sekolah negeri memiliki kualitas pelayanan pendidikan yang sama sehingga masyarakat tidak perlu ragu memilih sekolah yang masih membuka kuota.

BACA JUGA :  OJK Sultra Siap Perluas Ekosistem Keuangan Inklusif dan Perangi Investasi Ilegal