Kapolda Sultra Tekankan Kesiapsiagaan Ditpolairud, Minta Patroli Perairan Ditingkatkan

oleh -68 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra dalam menghadapi tantangan karakteristik wilayah perairan Sulawesi Tenggara. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pimpinan di Mako Ditpolairud Polda Sultra, Jumat (10/7/2026).

Apel tersebut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda Polda Sultra, para Pejabat Utama Polda Sultra, serta seluruh personel Ditpolairud.

Mengawali arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Ditpolairud atas dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus melaksanakan penegakan hukum di wilayah perairan Sulawesi Tenggara.

Kapolda menegaskan bahwa tugas Ditpolairud memiliki karakteristik tantangan yang tidak ringan mengingat luasnya wilayah perairan Sulawesi Tenggara. Meski demikian, ia menilai seluruh personel telah mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya meminta agar patroli perairan terus ditingkatkan, khususnya dalam mencegah dan menindak praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya yang merusak ekosistem laut,” katanya.

Selain penegakan hukum, Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan wilayah maritim. Menurutnya, kehadiran Polairud tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga harus mengedepankan pelayanan serta pendekatan preventif melalui berbagai program pembinaan masyarakat.

Program tersebut meliputi Binmas Perairan, Sambang Nusa, perpustakaan terapung, poliklinik terapung, hingga kesiapsiagaan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di wilayah perairan.

Dalam arahannya, Kapolda juga mengingatkan para Kasubdit, Komandan Kapal, dan seluruh pejabat fungsi agar memperkuat pengawasan serta pembinaan terhadap personel. Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu memahami kondisi anggotanya sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi sehingga organisasi tetap berjalan secara profesional.

BACA JUGA :  Kalla Toyota Launching All-New Yaris Cross, Hybrid EV Pertama di Segmen Medium SUV di Kendari

Ia juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel Ditpolairud, antara lain meningkatkan kepekaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, meningkatkan kemampuan teknis serta penguasaan peralatan operasional, merespons setiap pengaduan masyarakat secara cepat, serta memperkuat sinergi lintas sektoral bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah perairan Sulawesi Tenggara.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sultra menyerahkan kelengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) kepada personel Ditpolairud sebanyak 552 perlengkapan, terdiri atas 184 topi rimba, 184 kaos cokelat, dan 184 kaos biru Polairud. Penyerahan tersebut menjadi simbol kebersamaan, saling mendukung, saling menguatkan, serta semangat pengabdian yang sama kepada masyarakat.

“Semoga perlengkapan ini dapat digunakan dengan baik serta menjadi pengingat bahwa rekan-rekan adalah bagian penting dari keluarga besar Polda Sulawesi Tenggara,” pungkas Irjen Himawan.

Usai apel, Kapolda didampingi Wakapolda, Irwasda, dan para Pejabat Utama Polda Sultra melakukan pengecekan kapal, alat utama dan peralatan khusus (alutsista) milik Ditpolairud. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana pendukung dan perlengkapan operasional berada dalam kondisi siap pakai sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan secara optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.