Fadli Zon Tegaskan Penemuan Lukisan Purba di Muna Perkuat Posisi Sultra dalam Sejarah Dunia

oleh -62 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa Sulawesi Tenggara kini menjadi provinsi yang memiliki lukisan purba tertua di dunia. Pernyataan tersebut disampaikan saat mengunjungi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara di Kota Kendari dalam rangkaian kunjungan kerja di Sulawesi Tenggara, Sabtu (11/7/2026).

Fadli Zon mengatakan kunjungan kerjanya ke Sulawesi Tenggara mencakup sejumlah agenda di Kabupaten Muna dan Kota Baubau bersama Gubernur Sulawesi Tenggara.

Ia mengungkapkan, temuan lukisan purba di situs Layang Metan, Kabupaten Muna, telah mengubah catatan sejarah dunia karena memiliki usia sekitar 6.780 tahun.

“Provinsi Sulawesi Tenggara ini sekarang menjadi satu provinsi yang telah diakui memiliki lukisan purba yang tertua di dunia yang umurnya 6.780 tahun di Kabupaten Muna,” kata Fadli Zon.

Menurutnya, hasil penelitian tersebut dilakukan oleh sejumlah institusi, termasuk Griffith University, BRIN, dan lembaga pelestarian kebudayaan, kemudian diumumkan pada Januari 2026.

Sebelumnya, kata dia, rekor lukisan purba tertua di dunia berada di kawasan Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Namun, penemuan terbaru di Muna menunjukkan usia yang lebih tua.

“Sebelumnya yang tertua itu adalah di Maros Pangkep. Sekarang ternyata ditemukan yang lebih tua lagi di Muna yang umurnya 6.780 tahun,” ujarnya.

Fadli Zon menilai temuan tersebut menjadi bukti bahwa Sulawesi Tenggara memiliki sejarah peradaban manusia yang sangat tua dan bernilai tinggi bagi dunia.

“Artinya memang peradaban di Sulawesi Tenggara ini adalah peradaban yang sudah sangat tua. Menurut saya adalah satu treasure yang sangat penting, satu kekayaan budaya yang sangat penting,” katanya.

Ia berharap temuan tersebut semakin memperkuat upaya pelestarian situs budaya sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pengembangan sektor kebudayaan di Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Alasan Warga Baubau Dukung ASR-Hugua