PT Vale Gencarkan Edukasi Pencegahan DBD di Puubenua, Dorong Kesadaran Warga Kenali Gejala Dini

oleh -77 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa kembali melaksanakan program sosial dan lingkungan bertajuk Kolaka Bersih, Sehat dan Berdaya dengan menggelar promosi kesehatan mengenai pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Puubenua, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka.

Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah pemberdayaan, khususnya dalam mengantisipasi penyebaran penyakit DBD yang masih menjadi ancaman di sejumlah daerah.

Health Educator PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, mengatakan Desa Puubenua dipilih karena memiliki karakteristik lingkungan yang rentan terhadap berkembangnya nyamuk penyebab DBD.

“Kali ini PT Vale kembali hadir di Desa Puubenua. Kami hadir terkait program promkes sosial lingkungan yang kami ambil tema kali ini terkait pencegahan penularan, penanganan demam berdarah. Desa ini dikelilingi area hutan, perkebunan yang itu sangat rentan terjadi penyebaran DBD, sehingga kami hadir agar masyarakat bisa terhindar dari itu,” ujarnya.

Menurut Syifak, selain meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit, kegiatan tersebut juga bertujuan menekan angka kematian akibat DBD melalui peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengenali gejala sejak dini.

“Case fatality rate atau angka kematian yang disebabkan oleh penyakit DBD ini alhamdulillah pada 2025 turun sekitar 0,4 persen. Harapan kami pada 2026 angka fatality rate ini bisa menurun lebih banyak lagi,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu faktor penting dalam menekan angka kematian akibat DBD adalah kecepatan masyarakat membawa pasien ke fasilitas kesehatan ketika mulai mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.

“Makanya tadi saya sampaikan kepada masyarakat Desa Puubenua apa yang harus mereka lakukan ketika ada anggota keluarga yang mengalami gejala-gejala yang identik mirip DBD sehingga tidak sampai dalam kondisi terlambat dibawa ke puskesmas atau mendapatkan pertolongan. Dengan itu masyarakat juga bisa proaktif supaya cepat penderita ini mendapatkan bantuan sehingga angka fatality tadi bisa menurun,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pasien Sembuh Covid-19 di Sultra Bertambah Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru

Selain edukasi kepada masyarakat, PT Vale juga menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di wilayah operasional perusahaan.

“Tindak lanjutnya, menurunkan angka kematian itu bagaimana kesadaran masyarakat mengetahui gejala penyakit ini sehingga cepat dibawa ke puskesmas. Yang kedua adalah pemenuhan tenaga fasilitas kesehatan. Ini juga inline dengan program-program Vale untuk peningkatan skill petugas puskesmas, terutama Puskesmas Baula dan Puskesmas Pomalaa. Ada pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support dan pelatihan ACLS untuk beberapa dokter di area puskesmas,” ungkap Syifak.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Baula, Sukmawati, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PT Vale dan fasilitas kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami dari Puskesmas Baula, dengan adanya kerja sama dan kolaborasi PT Vale dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan termasuk penyuluhan PHBS ini, kami sangat terbantu. Untuk masyarakat, ini bisa menjadi semacam peningkatan kesehatan terutama di dalam keluarga,” katanya.

Menurut Sukmawati, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah berbagai penyakit, termasuk DBD.

“Ketika setiap keluarga sudah melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, sangat berpengaruh sekali dalam pencegahan penyakit, kemudian meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan keluarga masing-masing. Jadi dengan adanya penyuluhan PHBS dari PT Vale ini sangat bermanfaat sekali bagi kesehatan masyarakat kita, terutama di wilayah kerja Puskesmas Baula,” ujarnya.

Melalui program ESG dan promosi kesehatan yang berkelanjutan, PT Vale berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta menerapkan pola hidup sehat guna menekan risiko penyebaran DBD dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.