Soft Launching Festival Kuliner Sultra Maimo 2026, Wali Kota Kendari Apresiasi Sinergi BI, OJK, dan Perbankan

oleh -78 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, resmi membuka Soft Launching Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 yang mengusung tema “UMKM Digital, Inklusif dan Berdaya Saing” yang bertempat di The Park Kendari, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) di bawah koordinasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut menjadi salah satu upaya mempercepat digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 2 hingga 9 Agustus 2026 mendatang.

Usai membuka kegiatan, Siska Karina Imran mengatakan Festival Kuliner Sultra Maimo merupakan agenda yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem UMKM di Kota Kendari. Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu kunci agar pelaku usaha mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin modern.

“Ya jadi hari ini kita sama-sama membuka kegiatan Sultra Maim0 yang mana ini tujuannya untuk meningkatkan perekonomian daerah khususnya kita di Kota Kendari kegiatan ini diinisiasi oleh Bank Indonesia bersama seluruh perbankan yang ada di Kota Kendari ada kurang lebih 40 perbankan di Kota Kendari tergabung dalam FKIJK yang mana ini di bawah naungan dari OJK.”

Siska menjelaskan, Festival Kuliner Sultra Maimo telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan Bank Indonesia setiap tahun. Namun, pelaksanaan pada 2026 memiliki nilai lebih karena menjadi penyelenggaraan kedua dengan cakupan peserta yang semakin luas serta melibatkan lebih banyak pelaku UMKM.

“Ini adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Bank Indonesia setiap tahunnya tetapi spesial di tahun 2026 ini sudah dikali kedua Bank Indonesia mengadakan kegiatan ini.”

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi pengembangan ekonomi daerah. Kehadiran puluhan pelaku UMKM dari Sulawesi Tenggara maupun luar daerah menjadi bukti bahwa Festival Kuliner Sultra Maimo telah berkembang menjadi wadah promosi sekaligus memperluas jaringan pemasaran produk lokal.

BACA JUGA :  Resmikan Plant Pertama di Indonesia, Kementerian ESDM: PLN Miliki Cara Paling Cepat Hasilkan Green Hydrogen

“Dalam kegiatan ini ada banyak jenis-jenis yang tentu sangat memberikan benefit terutama kepada daerah kita tercinta Kota Kendari dalam upaya tumbuh kembang perekonomian terbukti bahwa dengan hadirnya 30 tenan lokal UMKM lokal kita yang seperti kita lihat di belakang dan juga bahkan sudah sampai nasional karena hadir 20 UMKM nasional di Kota Kendari.”

Menurut Siska, sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, dan seluruh perbankan yang tergabung dalam FKIJK menjadi modal penting untuk terus memperkuat perekonomian daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Ini kegiatan bukti nyata bahwa rekan-rekan perbankan FKIJK memberikan komitmen terus bersinergi bersama pemerintah Kota Kendari dan juga tentu pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan untuk membawa kemajuan nama besar Kota Kendari tercinta.”

Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghadirkan beragam produk kuliner dan UMKM unggulan, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi digital melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, industri perbankan, dan pelaku usaha. Diharapkan, kegiatan ini mampu melahirkan UMKM yang semakin digital, inklusif, dan berdaya saing sehingga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Kendari maupun Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, KPw BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan bahwa penyelenggaraan Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 merupakan wujud nyata sinergi Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, OJK, industri jasa keuangan, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat pemberdayaan UMKM, mempercepat digitalisasi ekonomi, serta meningkatkan daya saing perekonomian Sulawesi Tenggara.

“Melalui festival ini, Bank Indonesia menyediakan ruang promosi dan kolaborasi bagi pelaku UMKM kuliner lokal dan perwakilan coffee shop Sulawesi Tenggara untuk menampilkan produk unggulan serta menyajikan beragam kuliner lokal/ khas daerah sebagai wujud kekayaan budaya dan identitas lokal,” katanya.

BACA JUGA :  Bertemu Nelayan di Bombana, ASR Beri Solusi Pemasaran Hasil Tangkap

Upaya ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan cita rasa khas Sulawesi Tenggara kepada masyarakat luas, mengingat kuliner lokal merupakan salah satu daya tarik penting dalam mendukung pengem bangan sektor pariwisata daerah. Selain itu, festival ini juga menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring bisnis, serta membuka peluang kemitraan baru. Kehadiran berbagai UMKM kuliner unggulan Nusantara turut menjadi sarana berbagi pengalaman, inspirasi, dan praktik terbaik dalam mendorong inovasi, peningkatan kualitas produk, serta daya saing UMKM Sulawesi Tenggara.

“Bank Indonesia juga terus berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran digital melalui QRIS, memperkuat perlindungan konsumen, serta meningkatkan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” tandasnya.

Sejalan dengan komitmen tersebut, seluruh tenant dan pelaku usaha yang berpartisipasi dalam Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 didorong untuk menggunakan QRIS dalam setiap transaksi. Selain memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat, pemanfaatan QRIS juga membantu pelaku usaha mewuju dkan pencatatan transaksi yang lebih tertib, transparan, dan efisien sehingga memperkuat tata kelola usaha serta mendorong inklusi keuangan digital.