Kendari, Berikabar.co — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara, Brigadir Jenderal Polisi Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., resmi membuka turnamen Kejuaraan Bulutangkis di GOR Badminton Kubra 2 Kendari, pada Kamis (18/6/2026).
Turnamen yang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut hingga 20 Juni 2026 ini diikuti oleh jajaran panitia, wasit, serta ratusan atlet dan peserta personel Polda Sultra dan masyarakat. Kompetisi ini diharapkan tidak hanya menjadi arena perebutan juara, melainkan sarana untuk mempererat soliditas dan kebersamaan polri dengan masyarakat.
Kompetisi turnamen bulutangkis terbagi menjadi dua kategori yaitu kategori ganda perorangan putra open gabungan personel Polri dan masyarakat umum serta kategori ganda perorangan Putra intern Polda Sultra dengan jumlah peserta 94 pasang atlet atau 188 orang.
Dalam sambutannya, Kapolda Sultra Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara. Ia menegaskan bahwa esensi dari cabang olahraga bulutangkis ini bukan hanya menuntut kemampuan teknis dan keterampilan bertanding, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, konsistensi, dan semangat juang. “Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakter yang harus dimiliki oleh setiap insan Bhayangkara dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Himawan di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Kapolda berharap turnamen ini mampu memicu lahirnya talenta-talenta emas baru di bidang olahraga badminton. Jenderal berbintang satu itu menargetkan adanya perwakilan atlet potensial dari Polda Sultra yang kelak mampu bersaing dan mengukir prestasi, baik di kancah nasional maupun internasional.
Kendati demikian, Himawan menekankan bahwa target kemenangan bukanlah hal utama yang dikejar dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini. Kejuaraan ini memiliki misi yang lebih besar, yakni sebagai wadah pemersatu dan sinergis dengan masyarakat.
“Kemenangan tentu menjadi harapan setiap peserta, namun yang lebih penting adalah menampilkan permainan terbaik dengan sikap yang terpuji dan bermartabat. Jadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sebagai sarana untuk memperkokoh persatuan, soliditas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Kapolda juga menitipkan pesan khusus kepada tim perwasitan dan panitia penyelenggara agar mengawal seluruh pertandingan secara profesional, objektif, dan jujur guna menjamin kepastian serta kelancaran turnamen sejak awal hingga akhir.





