Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar melalui percepatan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, dan diselenggarakan Bagian Ekonomi Kota Kendari secara virtual melalui Zoom, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Kendari tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Kendari terhadap percepatan implementasi Program KEJAR yang didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Program KEJAR merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2022 yang bertujuan meningkatkan akses layanan keuangan bagi pelajar sekaligus menanamkan budaya menabung sejak usia dini.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan industri perbankan untuk memastikan keberhasilan program tersebut.
Menurutnya, literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, mandiri, dan mampu mengelola keuangan secara bijak.
Sudirman menjelaskan, Program Satu Rekening Satu Pelajar menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses keuangan di kalangan pelajar. Melalui kepemilikan rekening tabungan sejak dini, siswa diharapkan lebih mengenal berbagai produk dan layanan keuangan formal serta memiliki kebiasaan menabung secara berkelanjutan.
“Program Satu Rekening Satu Pelajar menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses keuangan di kalangan pelajar. Dengan memiliki rekening tabungan sendiri, siswa diharapkan dapat mengenal produk dan layanan keuangan secara lebih dini serta membangun kebiasaan menabung secara berkelanjutan,” ujar Sudirman.
Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemerintah Kota Kendari bersama OJK Sulawesi Tenggara terus mendorong berbagai program yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang melek finansial dan mampu memanfaatkan layanan keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat capaian Program KEJAR di Kota Kendari.
Dengan dukungan OJK Sultra melalui TPAKD, Pemerintah Kota Kendari optimistis Program KEJAR dapat meningkatkan kepemilikan rekening pelajar, memperluas akses keuangan formal, serta membentuk budaya menabung sejak dini sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.





