Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sultra Buka Kejuaraan Tenis Lapangan untuk Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

oleh -48 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar Kejuaraan Tenis Lapangan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan tersebut resmi dibuka oleh Kapolda Sultra Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., di Lapangan Tenis Polda Sultra, Selasa (23/6/2026).

Pembukaan kejuaraan dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta yang akan mengikuti pertandingan.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Polri untuk memperkuat soliditas internal sekaligus meneguhkan komitmen pengabdian kepada masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kejuaraan tenis lapangan.

“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang pertandingan olahraga, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kepercayaan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolda.

Kejuaraan tenis lapangan tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026, dengan melibatkan peserta dari unsur Polri maupun masyarakat umum yang tergabung dalam Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI).

Panitia mencatat sejumlah kategori pertandingan yang akan dipertandingkan, yakni ganda beregu yang diikuti 15 klub, ganda perorangan intermediate putra sebanyak 32 peserta, ganda perorangan intermediate putri sebanyak 32 peserta, tunggal junior putra sebanyak 16 peserta, serta tunggal junior putri sebanyak 16 peserta.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai Kamis (26/6) hingga Minggu (28/6), mulai pukul 07.30 Wita hingga selesai. Sejumlah venue telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan turnamen, yakni Lapangan Tenis Polda Sultra, Lapangan Tenis KONI Sultra, Lapangan Tenis Korem 143 Halu Oleo, dan Lapangan Tenis Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Bongkar Mafia BBM: Ditreskrimsus Polda Sultra Sita 5 Ton Solar Ilegal Milik PT Belinda Royal Industri

Kapolda Sultra menjelaskan bahwa tenis lapangan merupakan olahraga yang mengajarkan ketangguhan fisik, kecermatan dalam mengambil keputusan, konsistensi, serta pengendalian diri. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakter yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas kepolisian maupun kehidupan bermasyarakat.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas, bertanding dengan penuh semangat, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan menunjukkan karakter yang baik dan sikap yang terpuji,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kejuaraan sehingga dapat terselenggara dengan baik. Kapolda berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, menghadirkan kompetisi berkualitas, serta memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.

Antusiasme peserta terlihat dalam pelaksanaan turnamen tersebut. Salah satu peserta, Eky Teguh Saputra, mengapresiasi inisiatif Polda Sultra yang memberikan ruang bagi para atlet dan pecinta tenis untuk berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi.

“Terimakasih Bapak kapolda memberi kami ruang untuk berkompetisi sekaligus silaturahmi antar pemain, Mudah-mudahan kegiatan seperti ini sering terlaksana agar bisa bersaing di kancah nasional,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan peserta putri Lisa Mokodompit. Ia menilai turnamen tersebut menjadi sarana penting untuk menjaring bibit-bibit atlet tenis usia junior di Kota Kendari. Lisa berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin setiap tahun guna mendukung perkembangan olahraga tenis di daerah.

Melalui Kejuaraan Tenis Lapangan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sultra berharap dapat mendorong lahirnya prestasi olahraga, memperluas persahabatan antarpeserta, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan menjadi energi positif bagi kemajuan olahraga tenis di Sulawesi Tenggara.