Menteri Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas KKP Kirim 50 Ton Bantuan Gempa ke NTT

oleh -49 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melepas pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (17/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebanyak kurang lebih 50 ton bantuan diberangkatkan menggunakan Kapal Pengawas PSDKP Orca 06 dengan tujuan Labuan Bajo, NTT, dan diperkirakan menempuh perjalanan selama dua hari.

Bantuan yang dikirim mencakup bahan makanan, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan lain yang diperlukan masyarakat terdampak bencana. Pengiriman melalui kapal pengawas perikanan menjadi bagian dari langkah cepat KKP dalam mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah NTT.

Pelepasan bantuan dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menteri Trenggono mengatakan, momentum kemerdekaan harus dimaknai tidak hanya melalui upacara, tetapi juga dengan memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

“Di tengah kita memperingati hari kemerdekaan, saudara-saudara di NTT sedang menghadapi musibah. Karena itu, kemerdekaan juga harus kita maknai dengan hadir dan bergotong royong membantu saudara kita yang membutuhkan,” ujar Menteri Trenggono.

Trenggono juga menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026). Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat terdampak merupakan bagian dari semangat kemerdekaan dan bentuk solidaritas sebagai satu bangsa.

Sejak hari pertama bencana, KKP telah mengambil sejumlah langkah penanganan dengan membentuk satuan tugas, membuka posko tanggap bencana, serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. KKP juga menghimpun donasi dan bantuan yang akan disalurkan secara bertahap selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.

BACA JUGA :  Panen Raya Jagung di Konawe Selatan: Gubernur Andi Sumangerukka Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan

Bantuan yang diberangkatkan dari Sulawesi Tenggara merupakan tahap awal. KKP memastikan dukungan kemanusiaan akan terus diberikan, termasuk dengan memanfaatkan kapal-kapal pengawas KKP untuk membantu mobilisasi bantuan ke wilayah yang membutuhkan, sebagaimana pernah dilakukan dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra.

Selain mengirimkan bantuan logistik, KKP juga melakukan identifikasi di lapangan untuk memetakan dampak bencana terhadap masyarakat, terutama kelompok masyarakat yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan.

Menteri Trenggono berharap bantuan yang dikirim dari Kendari dapat segera tiba dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak gempa. Ia juga menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dan gotong royong dari berbagai pihak.

Setelah pengiriman bantuan dari Sulawesi Tenggara, KKP juga menyiapkan bantuan lain yang telah dihimpun di Jakarta. Bantuan tersebut antara lain makanan ringan, makanan siap saji, pakaian layak pakai, selimut, hingga mesin genset untuk mendukung kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

“Ini adalah bentuk solidaritas kita sebagai satu bangsa, bahwa ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita hadir dan saling menguatkan,” kata Menteri Trenggono.

Pengiriman bantuan melalui Kapal Pengawas PSDKP Orca 06 menjadi bagian dari komitmen KKP untuk mendukung penanganan bencana sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara bertahap selama masa tanggap darurat dan pemulihan.