Waspada Risiko Energi Global, OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Domestik Terjaga

oleh -48 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga dan resilien. Kesimpulan ini diambil berdasarkan Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) pada 30 April 2026, yang mencermati dinamika perekonomian global yang masih diliputi ketidakpastian tinggi.

Meski kesepakatan gencatan senjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel telah tercapai pada 8 April lalu, gangguan distribusi energi dunia belum sepenuhnya mereda. Blokade di Selat Hormuz yang masih berlanjut telah memicu volatilitas harga minyak dunia dan menahannya pada level yang tinggi.

Kondisi ini diperparah dengan rilis World Economic Outlook April 2026 oleh IMF yang memangkas proyeksi pertumbuhan global menjadi 3,1 persen. Dengan tajuk “Global Economy in the Shadow of War”, IMF memperingatkan adanya peningkatan risiko stagflasi akibat fragmentasi geopolitik dan gangguan rantai pasok global.

Di saat ekonomi negara maju seperti Amerika Serikat menunjukkan pelemahan pertumbuhan serta tekanan inflasi yang kembali meningkat, ekonomi Indonesia justru menunjukkan performa yang solid.

“Ekonomi nasional tumbuh solid di level 5,61 persen, ditopang kontribusi konsumsi rumah tangga dan peningkatan pengeluaran pemerintah,” tulis OJK dalam keterangan resminya, Selasa (5/5/2026).

Ketahanan ekonomi domestik juga tercermin dari indikator permintaan yang tetap berada di zona optimis. Meskipun penjualan kendaraan bermotor mengalami kontraksi tahunan, penjualan ritel masih tumbuh positif sebesar 2,4 persen (yoy).

Sektor eksternal Indonesia pun terpantau kuat dengan posisi cadangan devisa Maret 2026 yang mencapai USD148,2 miliar dan neraca perdagangan yang mencatatkan surplus sebesar USD1,2 miliar.

Menyikapi kondisi tersebut, OJK akan terus memperkuat pengawasan dan koordinasi dengan seluruh anggota KSSK untuk memitigasi dampak pengetatan kebijakan moneter global dan volatilitas harga energi, demi memastikan momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap berkelanjutan di tengah bayang-bayang ketidakpastian dunia.

BACA JUGA :  Mudik Gratis dan Internet Kencang, Telkomsel Warnai RAFI 2025 di Sulawesi