Kemendagri Anugerahi Pemda Berprestasi Regional Sulawesi 2026, Sultra Jadi Tuan Rumah

oleh -64 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi se-Sulawesi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026 yang digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat malam (29/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut menjadi wadah apresiasi pemerintah pusat terhadap capaian kinerja daerah dalam berbagai sektor pembangunan. Penghargaan diberikan berdasarkan empat kategori utama, yakni penurunan tingkat pengangguran, creative financing, pengendalian inflasi, serta penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Malam penganugerahan dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, para gubernur, bupati, wali kota, serta unsur Forkopimda se-Sulawesi.

Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan regional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan selamat datang di Bumi Anoa kepada Bapak Menko Polkam, Bapak Mendagri, Bapak Menteri PKP beserta rombongan, para gubernur beserta Forkopimdanya, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi,” ujar Andi Sumangerukka.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pemerintah daerah yang memperoleh penghargaan malam ini. Semoga penghargaan ini menjadi penambah motivasi dan penguat semangat bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Pulang Kampung, ASR Janji Program Satria Kepulauan di Konkep

Empat Kategori Penilaian

Kemendagri menetapkan empat kategori penghargaan yang menjadi indikator kinerja pemerintah daerah.

Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran menilai keberhasilan daerah dalam menekan angka pengangguran melalui berbagai program ketenagakerjaan dan inovasi daerah.

Kategori Creative Financing menitikberatkan pada kemampuan pemerintah daerah mengoptimalkan sumber daya melalui inovasi pembiayaan pembangunan, pengelolaan BUMD, digitalisasi tata kelola keuangan, serta kualitas pengelolaan anggaran daerah.

Kategori Pengendalian Inflasi mengukur efektivitas pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui berbagai kebijakan pengendalian inflasi.

Sementara kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting menilai komitmen serta efektivitas program daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting secara berkelanjutan.

Daftar Penerima Penghargaan

Kategori Penurunan Angka Pengangguran

Tingkat Kabupaten

  • Terbaik I Kabupaten Kolaka
  • Terbaik II Kabupaten Konawe Kepulauan
  • Terbaik III Kabupaten Kolaka Utara

Tingkat Kota

  • Terbaik I Kota Baubau
  • Terbaik II Kota Kendari
  • Terbaik III Kota Parepare

Tingkat Provinsi

  • Terbaik I Provinsi Sulawesi Barat

Kategori Creative Financing

Tingkat Kabupaten

  • Terbaik I Kabupaten Wajo
  • Terbaik II Kabupaten Kolaka
  • Terbaik III Kabupaten Mamasa

Tingkat Kota

  • Terbaik I Kota Makassar
  • Terbaik II Kota Palu
  • Terbaik III Kota Manado

Tingkat Provinsi

  • Terbaik I Provinsi Sulawesi Selatan
  • Terbaik II Provinsi Sulawesi Tenggara

Kategori Pengendalian Inflasi

Tingkat Kabupaten

  • Terbaik I Kabupaten Sigi
  • Terbaik II Kabupaten Polewali Mandar
  • Terbaik III Kabupaten Takalar

Tingkat Kota

  • Terbaik I Kota Bitung
  • Terbaik II Kota Palopo
  • Terbaik III Kota Palu

Tingkat Provinsi

  • Terbaik I Provinsi Gorontalo
  • Terbaik II Provinsi Sulawesi Tengah

Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

Tingkat Kabupaten

  • Terbaik I Kabupaten Sidenreng Rappang
  • Terbaik II Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
  • Terbaik III Kabupaten Gowa

Tingkat Kota

  • Terbaik I Kota Tomohon
  • Terbaik II Kota Manado
  • Terbaik III Kota Makassar
BACA JUGA :  Jelang Ramadan 1444 H, PLN Jamin Listrik Sulbagsel Aman

Tingkat Provinsi

  • Terbaik I Provinsi Sulawesi Utara

Tito: Banyak Kepala Daerah Berprestasi

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penghargaan tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada kepala daerah untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan.

“Acara ini menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang baik dan berprestasi,” ujar Tito.

Ia menjelaskan, sistem penilaian dilakukan berbasis regional agar daerah dengan kapasitas fiskal yang berbeda tetap memiliki peluang yang sama untuk bersaing.

“Yang dipertandingkan dapat dihitung secara kuantitatif, seperti pengangguran, kemiskinan, dan inflasi. Datanya berasal dari BPS dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sehingga hasilnya objektif dan transparan,” jelasnya.

Tito juga mengajak seluruh kepala daerah untuk terus meningkatkan kinerja, baik yang telah memperoleh penghargaan maupun yang belum berhasil meraihnya tahun ini.

“Selamat kepada yang mendapatkan penghargaan. Semoga terus dipertahankan dan ditingkatkan. Bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan pada putaran berikutnya,” tambah Tito.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menilai kualitas kinerja pemerintah daerah di Sulawesi semakin kompetitif.

“Yang belum mendapatkan penghargaan jangan terlalu kecewa, karena selisih nilainya sangat tipis. Ini menunjukkan rata-rata daerah kita berada pada posisi yang baik,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam mendukung pembangunan.

“Tidak ada pekerjaan yang bisa diselesaikan sendiri. Semua unsur di daerah harus bekerja bersama-sama dengan tujuan utama menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.