Muna, Berikabar.co – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muna pada Jumat (1/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Edwin menyatakan kekagumannya terhadap kekayaan sejarah dan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Sowite tersebut.
Salah satu destinasi yang menjadi perhatian utama adalah Gua Liang Kabori. Edwin menilai situs purbakala ini memiliki nilai historis yang sangat tinggi di kancah global. Sebagai bentuk pelestarian, ia mendorong adanya aktivasi kegiatan di lokasi tersebut agar daya tarik wisata semakin meningkat.
“Ini adalah salah satu budaya yang harus dijaga. Perlu adanya berbagai kegiatan seni yang rutin digelar agar tempat ini semakin dikenal dan ramai dikunjungi,” ujarnya saat mengunjungi situs tersebut.
Selain mengagumi Gua Liang Kabori, kunjungan Edwin juga dilatarbelakangi oleh kerinduannya terhadap produk kerajinan lokal, khususnya kain tenun tradisional khas Muna. Ia secara khusus menyoroti kain tenun Masalili yang menurutnya memiliki kualitas dan daya saing tinggi.
Sebagai bentuk dukungan nyata Bank Indonesia dalam mendorong digitalisasi dan promosi UMKM lokal, Edwin berencana membawa produk unggulan tersebut ke ajang yang lebih bergengsi.
“Kain tenun Masalili akan kami bawa untuk dilombakan di tingkat regional Indonesia Timur. Jika berhasil, akan kami lanjutkan ke tingkat nasional bahkan internasional,” jelas Edwin.
Melalui langkah ini, Bank Indonesia berharap dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mempromosikan budaya lokal sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.





