Kendari, Berikabar.co — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir akan dimulai besok, Rabu 13 April 2026. Melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog, sebanyak 52 ton beras serta ribuan liter minyak goreng siap didistribusikan ke enam kabupaten dan kota yang terdampak bencana.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto, bersama jajaran Dinas Sosial, BPBD, dan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sultra di Kendari, Selasa (12/5/2026).
Ari Sismanto menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan daerah guna merespons kondisi darurat di lapangan.
“Rapat Koordinasi Persiapan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah yang kita laksanakan hari ini merupakan arahan dari Bapak Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Bapak Andi Amran Sulaiman,” jelas Ari Sismanto.
Bantuan ini akan menyasar 10.405 jiwa atau sekitar 3.060 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 33 kecamatan. Selain 52 ton beras, pemerintah juga menyiapkan 3.060 liter minyak goreng dengan alokasi satu liter per KK. Adapun enam wilayah yang menjadi sasaran penyaluran adalah Kota Kendari, Kabupaten Konawe Utara, Kolaka Timur, Konawe Selatan, Konawe, dan Kolaka.
Teknis penyaluran akan dilakukan mulai besok, di mana instansi terkait di tingkat kabupaten/kota akan mengambil stok bantuan di gudang Bulog masing-masing daerah. Untuk wilayah Kota Kendari, Konawe, dan Konawe Utara, pengambilan bantuan dipusatkan di Bulog Kota Kendari.
Langkah taktis ini diambil menyusul kunjungan lapangan yang dilakukan Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, pada hari yang sama. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung dampak kerusakan banjir, baik di kawasan pertanian maupun pemukiman warga, guna memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan cepat sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.





