Perangi Disinformasi, AJI Indonesia Bekali Jurnalis Kendari Teknik Investigasi OSINT

oleh -27 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menggelar workshop intensif mengenai Penelusuran Sumber Terbuka (Open Source Intelligence/OSINT) dan Disinformasi bagi puluhan jurnalis di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18-19 April 2026.

Ketua AJI Kendari, Nursadah, menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat penting mengingat kompleksitas ruang digital saat ini. Meski akses informasi semakin luas, ia menyoroti risiko besar dari penyebaran propaganda, disinformasi, hingga interferensi asing yang bergerak secara masif di media sosial.

“Fenomena ini mempengaruhi tingkat kepercayaan publik. Karena itu, jurnalis dituntut memiliki kemampuan analisis kritis serta keterampilan verifikasi informasi yang efektif,” tegas Nursadah.

Para peserta diajak mendalami teknik praktis dalam mengidentifikasi dan memverifikasi data menggunakan berbagai instrumen OSINT.

Salah seorang peserta, Dewi, mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka perspektif baru baginya mengenai keragaman alat verifikasi yang tersedia.

“Setelah ikut workshop ini, ternyata tools-nya beragam dan punya fungsi masing-masing. Ini sangat menambah wawasan saya dalam menelusuri sumber terbuka dan disinformasi, meskipun masih ada beberapa yang perlu saya pelajari lebih lanjut,” ungkap Dewi.

Ia juga menambahkan bahwa kini ia lebih waspada terhadap pola-pola koordinasi di media sosial yang sering kali dianggap remeh oleh publik. “Hal-hal yang terlihat sepele seperti komentar buzzer yang seragam, ternyata bisa terkoordinasi dan memiliki pengaruh,” imbuhnya.

Taufik Qurahman, peserta lainnya, menekankan bahwa penguasaan OSINT sangat vital dalam situasi krisis seperti bencana atau konflik, di mana akurasi dan kecepatan data menjadi taruhan utama. Di sisi lain, keterampilan ini juga berfungsi sebagai tameng perlindungan diri bagi jurnalis dari ancaman teror digital.

“Jurnalis kerap menghadapi teror, terutama di ruang digital. Karena itu, perlindungan dalam bentuk apa pun, termasuk penguasaan teknologi, menjadi sangat penting,” jelas Taufik.

BACA JUGA :  Telkomsel Luncurkan ProtekSi Kecil, Solusi Internet Aman dan Sehat Untuk Anak

Kota Kendari terpilih menjadi lokasi kelima dalam rangkaian roadshow workshop AJI Indonesia ini, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Setelah Kendari, program penguatan kapasitas jurnalis ini dijadwalkan akan berlanjut ke Kota Mataram.