Kawal Ibadah Haji 2026, Pertamina Patra Niaga Siagakan 80 Ribu KL Avtur di 14 Embarkasi

oleh -63 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun 2026 dengan menyiapkan lebih dari 80 ribu kilo liter (KL) Avtur. Pasokan energi ini dialokasikan untuk melayani kebutuhan penerbangan jemaah haji Indonesia yang tersebar di 14 lokasi embarkasi di seluruh tanah air.

Layanan haji tahun ini terbagi dalam dua fase utama, yakni fase keberangkatan pada 22 April hingga 21 Mei 2026, serta fase kepulangan pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pertamina memastikan kesiapan operasional di berbagai bandara besar, termasuk Yogyakarta International Airport (YIA) yang menjadi embarkasi baru pada tahun ini.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa keandalan pasokan ini didukung oleh sistem distribusi yang solid dari hulu ke hilir.

“Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari Kilang, Fuel Terminal, Aviation Fuel Terminal hingga layanan into-plane. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujar Roberth.

Di wilayah Sulawesi, Pertamina mencatat adanya peningkatan jumlah jemaah sekitar 1,75% di Embarkasi Makassar. Merespons hal tersebut, Pertamina menyiapkan sekitar 4.690 KL Avtur, meningkat 4,52% dibandingkan periode haji tahun lalu untuk mendukung fase keberangkatan dan kepulangan.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan kesiapan tim lapangan dalam mengawal peningkatan aktivitas ini.

“Pertamina memastikan seluruh kebutuhan avtur di wilayah Sulawesi terpenuhi melalui sistem distribusi yang andal serta dukungan operasional yang optimal. Dengan adanya peningkatan jumlah jamaah, kami juga memperkuat kesiapan di lapangan agar seluruh proses penerbangan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” tegas Lilik.

BACA JUGA :  Dikbud Sultra Adopsi Konsep Sekolah Garuda untuk Ciptakan Sekolah Unggulan di SMA 12 Kendari

Guna meningkatkan transparansi dan efisiensi, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan sistem Digital Ground Operation (DGO). Teknologi ini memungkinkan pemantauan pengisian hingga validasi transaksi secara real-time kepada maskapai penyelenggara seperti Garuda Indonesia dan Saudia.

Melalui manajemen logistik yang adaptif dan sistem digitalisasi yang kuat, Pertamina berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memastikan transportasi udara jemaah haji berjalan aman dan tepat waktu. Perusahaan juga menyampaikan doa terbaik bagi seluruh jemaah agar senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.