Konawe Selatan, Berikabar.co — Langkah strategis guna memperkuat fondasi logistik pangan di daerah resmi dimulai di Sulawesi Tenggara. Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) melalui Satuan Brimob menancapkan tonggak awal pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri Tipe 654 dengan kapasitas penyimpanan jumbo mencapai 1.000 ton di Markas Satbrimob Polda Sultra, Sabtu (16/5/2026).
Agenda groundbreaking (peletakan batu pertama) tersebut terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting nasional yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Langkah ini menjadi bagian dari peta jalan nasional dalam mengamankan rantai pasok dan stabilitas distribusi pangan di seluruh pelosok negeri.
Acara di lapangan turut dihadiri oleh Karolog Polda Sultra Kombes Pol Lilik Istiyono, S.I.K., Dansat Brimob Polda Sultra Kombes Pol Agus Setiawan, S.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama Polda Sultra. Hadir pula perwakilan instansi mitra seperti Perum Bulog, KPKNL, Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Desa Puosu Jaya, dan perwakilan Camat Konda.
Sejalan dengan infrastruktur pergudangan ini, Polda Sultra juga mengoptimalkan program penanaman jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Gerakan agraris ini diproyeksikan mampu mendongkrak produktivitas petani lokal, mempertebal cadangan pangan daerah, serta mendorong kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan lahan-lahan produktif secara terintegrasi.
Polda Sulawesi Tenggara menegaskan komitmen penuhnya dalam mengawal program prioritas pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan merata. Fasilitas Gudang Ketahanan Pangan Polri ini nantinya akan difungsikan sebagai instrumen strategis untuk menjaga stabilitas harga stok pangan sekaligus mengefektifkan distribusi logistik di bumi Sulawesi Tenggara.
Pembangunan sarana logistik berkapasitas besar ini menjadi bukti otentik kontribusi aktif institusi Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, melainkan juga ambil bagian secara nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kedaulatan pangan nasional.





