Kendari, Berikabar.co β Sebuah aksi nyata lahir dari tangan-tangan kreatif komunitas Abu Langit Official yang secara swadaya melakukan penambalan jalan berlubang di sejumlah titik di Kota Kendari. Gerakan ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan puncak dari sebuah “ide liar” yang telah mengendap selama bertahun-tahun.
Leader Abu Langit Official, Harun Andi, menceritakan bahwa gagasan ini sempat menemui jalan buntu karena sulitnya mencari metode yang efektif. Mulai dari pemikiran menggunakan semen yang terkendala waktu pengeringan, hingga ide mengolah limbah plastik yang terkendala teknologi.
“Gagasan ini sebenarnya sudah sekian tahun muncul, tapi berhenti sekedar gagasan karena tidak bertemu habitat yang pas. Saya sempat berpikir pakai semen, tapi kalau dilewati kendaraan harus nunggu kering dulu, siapa yang mau nungguin? Lalu kepikiran pakai plastik, tapi kami terkendala skill dan teknologi,” ungkap Harun Andi.
Pemikiran tersebut akhirnya menemui titik terang pada 26 Maret lalu saat Harun bertemu dengan rekan-rekan yang memiliki keahlian teknis dan visi yang sama. Setelah berdiskusi, tim sepakat untuk menggunakan aspal alih-alih semen atau plastik, demi efektivitas di lapangan.
Untuk mewujudkannya, para anggota komunitas bahkan merelakan tabungan pribadi mereka guna membeli perlengkapan teknis secara mandiri.
“Kami berpikir keras, akhirnya dari tabungan-tabungan yang terkumpul, kami beli mesin stamper sendiri, perlengkapan helm, hingga alat keamanan jalan agar proses pengerjaan profesional dan aman,” jelasnya.
Lanjutnya, gerakan ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan akibat jalan rusak. Hingga saat ini, Abu Langit Official telah berhasil menambal 33 titik jalan berlubang di kawasan strategis, mulai dari jalur By Pass, area SD 08 Kendari, Jalan Wayong, hingga Jalan Terong dengan total penggunaan aspal hampir 2 ton.
Aksi sosial ini dilakukan secara gratis dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pengusaha aspal yang tersentuh oleh aksi mereka. Sebelum beraksi, tim melakukan survei keliling untuk memetakan lokasi prioritas berdasarkan laporan masyarakat.
βIni bermula dari kesadaran teman-teman. Kami melihat ada beberapa kasus kecelakaan yang disebabkan oleh jalan berlubang. Itu menjadi motivasi utama kami untuk bergerak. Kita sering mendengar bahwa negara harus hadir, tapi kita juga harus hadir dalam hal-hal seperti ini,β tegas Harun.
Harun Andi berharap gerakan ini dapat menginspirasi semangat gotong royong warga Kendari lainnya. Meski tidak memiliki target kuantitas tertentu, Abu Langit Official berkomitmen akan terus menyisir jalanan kota, termasuk kawasan Jalan Panglima Polim, demi menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.





