Puncak Arus Mudik 2026: Gubernur ASR dan Kapolda Sultra Pantau Langsung Pelabuhan Amolengo-Torobulu

oleh -165 Dilihat

Konsel, Berikabar.co – Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2026, pimpinan tertinggi Sulawesi Tenggara melakukan pemantauan intensif di titik-titik krusial penyeberangan laut. Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, memimpin langsung patroli pengamanan di wilayah Kabupaten Konawe Selatan pada Rabu (18/3/2026).

Dua lokasi yang menjadi fokus utama peninjauan adalah Pelabuhan Amolengo di Kecamatan Kolono dan Pelabuhan Torobulu di Kecamatan Laeya. Kedua pelabuhan ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan daratan Sulawesi dengan wilayah kepulauan, yang setiap tahunnya mengalami lonjakan penumpang signifikan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang didampingi Dirlantas Polda Sultra sekaligus Kasatgas Operasi Ketupat Anoa 2026, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, mengecek secara detail kesiapan personel di pos pengamanan, kelayakan sarana prasarana, hingga alur naik-turun penumpang di dermaga.

Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, menegaskan bahwa kehadiran pejabat utama di lapangan adalah untuk memastikan standar pelayanan dan keamanan tetap terjaga di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

“Pengawasan ini penting untuk memastikan arus mudik tetap lancar serta mengantisipasi potensi kepadatan dan gangguan keamanan di jalur penyeberangan,” ujar Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko di sela-sela pemantauan.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka juga menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat yang melakukan mudik untuk tetap berhati-hati, jangan sampai karena berdesakan sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pemerintah juga sudah menyiapkan rangkaian mudik gratis untuk memberikan kenyamanan kepada seluruh masyarakat.

“Jangan terlalu terburu-buru, keselamatan tetap lebih utama sehingga bisa melakukan mudik dengan aman, nyaman dan lancar,” harapnya.

Patroli ini merupakan bagian integral dari Operasi Ketupat Anoa 2026. Selain aspek teknis kelancaran lalu lintas, Kapolda menggarisbawahi bahwa kehadiran Polri di lapangan bertujuan untuk memberikan dampak psikologis berupa rasa aman bagi para pemudik yang tengah menempuh perjalanan jauh.

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Tegaskan ASN Konsel Harus Tinggal di Daerah

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kepolisian ini, diharapkan seluruh rangkaian arus mudik di Sulawesi Tenggara dapat berjalan tertib dan minim kendala. Pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala hingga memasuki fase arus balik guna menjamin keselamatan masyarakat yang merayakan Idulfitri di kampung halaman.