Kunjungi Lokasi IUPK di Morowali, Bernardus Irmanto Pastikan Proyek Strategis HPAL Berjalan On-Track

oleh -122 Dilihat

Morowali, Berikabar.co  – CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, melakukan kunjungan kerja langsung ke Sambalagi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, untuk meninjau progres pembangunan fasilitas pengolahan nikel High-Pressure Acid Leaching (HPAL). Proyek strategis yang dijalankan bersama mitra kerja GEM ini merupakan bagian dari komitmen besar perusahaan yang tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Dalam peninjauan tersebut, Bernardus menyambangi sejumlah titik krusial yang menjadi tulang punggung keberhasilan proyek, mulai dari infrastruktur pendukung hingga sistem pengelolaan lingkungan.

“Baik hari ini saya berkesempatan untuk mengunjungi Sambalagi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, tempat di mana kita dan partner kerja kita GEM akan melakukan HPAL sebagai salah satu komitmen PT Vale di dalam IUPK dan yang saya lihat pada hari ini sungguh menggembirakan ya, saya melihat progres yang sangat baik,” ujar Bernardus Irmanto.

Pengecekan dilakukan secara mendalam pada beberapa elemen kritis, di antaranya fasilitas dormitory, lokasi utama pabrik HPAL, area pembangunan Acid Plant, hingga sistem pengelolaan tailing. Bernardus menegaskan bahwa seluruh aspek teknis dan operasional dipantau secara ketat guna memastikan proyek ini tidak hanya selesai sesuai jadwal, tetapi juga aman secara konstruksi.

“Saya melihat beberapa hal critical dan saya tidak mempunyai keraguan bahwa HPAL yang akan dibangun di Sambalagi ini akan bisa di-deliver tepat waktu tentu saja jika perlu prinsip kehati-hatian juga bukan hanya di-deliver tepat waktu tetapi juga kita akan mengelola risiko di dalam konstruksi dan juga nanti mengantisipasi risiko selama masa operasi,” tambahnya.

Proyek HPAL di Sambalagi ini diproyeksikan menjadi pilar penting bagi masa depan industri nikel berkelanjutan di Indonesia. PT Vale berkomitmen menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dengan standar kualitas dan manajemen biaya yang efisien.

BACA JUGA :  Kampanye di Konkep, ASR Janji Jadikan Nelayan dan Petani sebagai Profesi

Menutup kunjungannya, Bernardus menyatakan keyakinan penuh terhadap kolaborasi tim di lapangan dalam mewujudkan target perusahaan.

“Saya berkeyakinan bahwa kita bisa mendeliver project HPAL di Sambalagi ini dengan baik, tepat waktu, tepat biaya, dan juga tepat secara kualitas,” pungkasnya.

Dengan progres yang menggembirakan ini, PT Vale Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam rantai pasok nikel global yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tata kelola risiko yang matang.