Buka Posko Pengaduan Terpadu, Polda Sultra Jamin Kerahasiaan Identitas Korban Umrah TRG

oleh -113 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) bergerak cepat menangani carut-marut kegagalan pemberangkatan jemaah umrah oleh biro perjalanan PT Tajak Ramadhan Grup (TRG). Melalui Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Polda dan Polres jajaran, kepolisian resmi mengusung slogan “Satgas Tuntas — Usut Tuntas” untuk membongkar dugaan penipuan tersebut.

Hingga Jumat (13/3/2026), posko pengaduan mencatat sudah ada laporan masuk dari para korban, termasuk delapan jemaah di Kota Kendari yang telah resmi mengadu. Dir Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa posko ini dibuka secara luas di seluruh wilayah hukum Sulawesi Tenggara.

“Polda Sultra bersama Polres dan Polresta jajaran membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban kegagalan pemberangkatan umroh oleh travel PT Tajak Ramadhan Grup (TRG),” ujar Wisnu Wibowo, Jumat (13/3/2026).

Polda Sultra mempermudah akses pelaporan bagi masyarakat melalui dua mekanisme. Pertama, warga dapat memindai (scan) barcode pada flyer digital yang telah disebarkan. Kedua, masyarakat bisa datang langsung ke posko fisik yang tersedia di Mapolda Sultra maupun Polres/Polresta jajaran.

Selain itu, sebuah saluran siaga (hotline) juga telah diaktifkan di nomor 0811-4010-777 untuk memudahkan komunikasi dan pelaporan jarak jauh. Kombes Pol Wisnu memastikan bahwa jemaah tidak perlu takut untuk bersuara, karena kepolisian menjamin keamanan data para pelapor.

“Kerja sama masyarakat sangat penting untuk membantu proses penyelidikan. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor,” jelasnya.

Data sementara menunjukkan jumlah laporan terus bergerak seiring dengan dibukanya posko terpadu ini. Polda Sultra terus mengimbau seluruh masyarakat yang merasa dirugikan oleh PT TRG agar segera melapor guna memaksimalkan proses pendataan dan penegakan hukum secara tuntas.

BACA JUGA :  Buka UMKM Sultra Expo 2022, Gubernur Harap Pelaku UMKM Terus Berkembang

Langkah tegas ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari praktik usaha perjalanan ibadah yang tidak bertanggung jawab.