Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Kapolda Sultra Instruksikan Jajaran Kawal Swasembada Pangan

oleh -142 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) kembali mempertegas komitmen pengabdian melalui Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Apel Presisi, Rabu (18/2/2026). Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan dan seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa momen ini merupakan ruang evaluasi krusial, bukan sekadar seremonial. Ia menuntut refleksi jujur dari setiap personel atas kinerja pelayanan sebulan terakhir demi memenuhi ekspektasi publik yang semakin tinggi.

Menyelaraskan langkah dengan arahan Presiden Prabowo Subianto pada Rapim TNI-Polri 2026, Irjen Didik menekankan agar Polri senantiasa tampil profesional dan melekat dengan rakyat. Sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, Polda Sultra kini fokus pada pengawalan program strategis nasional, khususnya di sektor swasembada pangan dan ketahanan energi. Seluruh jajaran diperintahkan untuk proaktif melakukan pengamanan guna memastikan pembangunan berkelanjutan berjalan tepat sasaran.

Menjelang Ramadan, perhatian Polri kini tertuju pada stabilitas ekonomi. Personel diminta waspada terhadap potensi spekulasi harga dan praktik penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat.

“Kita lakukan langkah-langkah yang terencana dan terukur, Polri berupaya menjamin situasi tetap kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar,” ungkap Irjen Didik.

Dari sisi internal, Kapolda memberikan peringatan keras mengenai kedisiplinan. Ia menegaskan akan menerapkan prinsip zero tolerance terhadap setiap pelanggaran kode etik. Personel diwajibkan mengedepankan sikap santun dan responsif dalam setiap patroli serta kehadiran mereka di tengah masyarakat.

Sebagai instruksi penutup, Kapolda memerintahkan seluruh Satuan Kerja untuk segera mematangkan rencana pengamanan Ramadan melalui koordinasi lintas sektoral. Deteksi dini dan tindakan preventif harus menjadi prioritas utama untuk meredam potensi gangguan keamanan, sehingga pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara dapat terus terjaga.

BACA JUGA :  Persiapan Tahun Ajaran Baru, Semua Guru Diharuskan Vaksin