Pemerataan Pendidikan di Kolaka Utara: Pemprov Sultra Resmikan Dua Sekolah Baru dan Kucurkan Miliaran Rupiah

oleh -162 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat sektor pendidikan di wilayah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pemerintah tidak hanya mengandalkan anggaran daerah untuk membangun Unit Sekolah Baru (USB), tetapi juga memaksimalkan dana pusat untuk revitalisasi infrastruktur pendidikan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Prof. Aris Badara, mengungkapkan bahwa dua sekolah baru yang bersumber dari bantuan APBD, yakni SMAN 1 Ngapa dan SMAN 1 Pakue Utara, kini telah mulai beroperasi.

“Kedua sekolah tersebut telah dimanfaatkan dengan baik. Walaupun bangunan masih baru dan anggaran terbatas, masyarakat menunjukkan rasa syukur dan dukungan luar biasa,” ujarnya saat Rapat Koordinasi di Kendari, Rabu (11/2/2026).

Prof. Aris mengaku tersentuh dengan tingginya gotong royong warga, di mana pihak SMP dan aparat setempat secara sukarela meminjamkan fasilitas mobiler agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal di gedung baru tersebut. Selain sekolah baru, perhatian juga diarahkan pada SMAN 1 Tolala melalui pembangunan pagar sekolah, serta kucuran dana revitalisasi dari APBN senilai Rp2,7 miliar yang telah tuntas 100 persen secara administratif.

Selain infrastruktur fisik, Disdikbud Sultra juga menaruh perhatian serius pada aspek non-fisik, khususnya pencegahan bullying dan kekerasan di sekolah. Prof. Aris menegaskan pihaknya telah melakukan pemetaan potensi intoleransi serta turun langsung melakukan mediasi terhadap kasus-kasus yang muncul.

“Hampir semua kasus sudah selesai secara baik. Kami juga akan melaksanakan psikoedukasi di sekolah-sekolah bekerja sama dengan psikolog,” katanya.

Ke depan, Disdikbud akan meluncurkan sistem berbasis web untuk mendata kondisi kesehatan dan psikologis siswa secara mendalam. Di bawah kepemimpinan Gubernur Sultra, program prioritas juga mencakup peningkatan kompetensi bahasa bagi siswa SMA agar mampu menembus perguruan tinggi ternama. Sementara bagi siswa SMK, disiapkan pembekalan bahasa dan sertifikasi kompetensi untuk membuka peluang kerja di kancah internasional.

BACA JUGA :  Pesta Akhir Tahun Berlimpah Promo Menarik dari Toyota

“Dengan dukungan sarana, penguatan karakter, dan peningkatan kompetensi, kami ingin sekolah-sekolah di Kolaka Utara semakin maju dan berdaya saing,” tutup Prof. Aris.