OJK Sultra: Akselerasi Kredit UMKM dan Pasar Modal Jadi Kunci Transformasi Ekonomi Daerah

oleh -112 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara terus menggenjot efektivitas penyaluran kredit pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperluas akses pendanaan melalui pasar modal. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur ekonomi Bumi Anoa agar lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengakui bahwa meskipun pertumbuhan kredit UMKM masih menghadapi tantangan signifikan pascapandemi, sektor ini tetap menjadi prioritas utama OJK dalam mendorong inklusi keuangan produktif. Terkait target nasional porsi kredit UMKM sebesar 30%, Bismi menekankan perlunya pendekatan komprehensif yang tidak hanya mengandalkan regulasi semata.

“Pencapaian target porsi kredit UMKM 30% memerlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya dari sisi regulasi, tetapi juga dari sisi pemberdayaan kapasitas pelaku UMKM itu sendiri,” ujar Bismi Maulana Nugraha.

Di Sulawesi Tenggara, OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara aktif mendorong perbankan untuk menjangkau sektor pertanian, perkebunan kakao, dan perikanan yang menjadi basis ekonomi masyarakat. Skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) tetap menjadi instrumen utama untuk merangkul pelaku usaha yang belum terjamah layanan keuangan formal.

Selain penguatan UMKM, OJK Sultra juga melirik potensi besar pendanaan dari Pasar Modal dan Bursa Karbon. OJK gencar mengedukasi pelaku bisnis lokal mengenai mekanisme Initial Public Offering (IPO) dan obligasi korporasi guna mendiversifikasi sumber pendanaan.

“OJK secara aktif melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai mekanisme IPO, obligasi korporasi, dan instrumen keuangan lainnya kepada komunitas bisnis daerah,” tambah Bismi.

Tak hanya itu, OJK mendukung penuh pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan melalui bursa karbon. Sektor perkebunan dan kehutanan di Sulawesi Tenggara dinilai memiliki peluang besar dalam mekanisme perdagangan karbon yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

BACA JUGA :  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tanam 1.000 Bibit Mangrove, Wujud Nyata Pelestarian Lingkungan

Melalui kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia dan pemerintah daerah, OJK Sultra optimis perusahaan-perusahaan lokal yang berpotensi dapat segera menjadi emiten dan memanfaatkan pasar modal sebagai mesin pertumbuhan baru bagi daerah.