Asmo Sulsel Gandeng UMKM Binaan Edukasi 150 Siswa SMPN 40 Makassar tentang Pemilahan Sampah

oleh -91 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui pilar lingkungan. Kali ini, Asmo Sulsel menggandeng UMKM binaannya, KT Cokonuri, untuk memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah kepada sekitar 150 siswa baru SMP Negeri 40 Makassar.

Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah sejak usia dini sekaligus memperkenalkan konsep daur ulang sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Sosialisasi dipandu oleh Taufik selaku pengurus UMKM KT Cokonuri. Dalam penyampaiannya, para siswa diperkenalkan pada pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos hingga sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam yang masih memiliki nilai guna apabila didaur ulang.

Selain itu, peserta juga diajak memahami bahwa kebiasaan sederhana memilah sampah sejak dari rumah maupun sekolah dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi pencemaran lingkungan.

Tak hanya menerima materi di dalam kelas, para siswa juga mengikuti sesi praktik langsung pemilahan sampah. Melalui kegiatan tersebut, mereka belajar mengidentifikasi berbagai jenis sampah dan menempatkannya sesuai kategori masing-masing.

KT Cokonuri merupakan UMKM binaan Asmo Sulsel yang telah mengikuti program pembinaan selama lebih dari satu tahun. UMKM ini dikenal aktif mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti pot tanaman, dinding pembatas kebun, hingga berbagai hasil olahan lainnya. Melalui proses daur ulang tersebut, limbah plastik yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan diubah menjadi produk yang lebih bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Administration & Finance Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Evalyn Susilowati, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan, khususnya di bidang lingkungan. Menurutnya, keterlibatan UMKM binaan menjadi salah satu cara memperluas manfaat program CSR sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA :  Bantu Korban Banjir Kali Wanggu, Aksi Nyata Prajurit Lanud Haluoleo Ringankan Beban Masyarakat

“Kami ingin menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai pihak agar manfaat dari program CSR dapat dirasakan lebih luas. Melalui kolaborasi dengan UMKM binaan KT Cokonuri, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya memilah sampah, tetapi juga melihat secara langsung bahwa limbah yang dikelola dengan baik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Kami berharap edukasi seperti ini dapat membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan oleh para siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Evalyn.

Asmo Sulsel meyakini bahwa upaya menjaga lingkungan perlu dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, edukasi kepada generasi muda menjadi salah satu fokus perusahaan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Melalui kolaborasi dengan UMKM binaan, Asmo Sulsel berharap semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya pengelolaan sampah, menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari, serta turut berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.