Kendari, Berikabar.co – Dalam upaya menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini merupakan langkah strategis yang diinisiasi oleh Walikota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, bersama Wakil Walikota Kendari, Sudirman.
Gerakan Pangan Murah ini mengusung misi utama untuk melakukan stabilisasi pasokan serta harga pangan di tingkat konsumen. Dengan adanya harga spesial, diharapkan masyarakat Kota Kendari dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan lebih terjangkau sebagai persiapan menyambut bulan puasa tahun 2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari penuh, dimulai pada Senin hingga Jumat, 09 – 13 Februari 2026. Masyarakat dapat mengunjungi lokasi kegiatan di Pelataran Parkir Kantor Balai Kota Kendari mulai pukul 08:00 WITA hingga selesai.
Sejumlah komoditas pangan esensial tersedia dalam program ini, mulai dari beras (Maniskita dan SPHP), minyak goreng (Minyakkita), telur ayam, daging sapi, daging ayam, hingga bumbu dapur seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Pelaksanaan GPM ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai lembaga, di antaranya Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia, Bulog, BAZNAS, ID FOOD, hingga kelompok Pasar Tani. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, program ini juga menjadi kampanye edukasi kepada masyarakat melalui gerakan “Stop Boros Pangan” dan penerapan pola makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).
Melalui sinergi ini, Pemerintah Kota Kendari berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh gejolak harga pangan di pasaran.





