K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Gaya Hidup: Sinergi USN Kolaka dan PT Vale di Bulan K3 Nasional

oleh -123 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co  – Auditorium Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka mendadak riuh oleh antusiasme ratusan mahasiswa pada Senin (9/2/2026). Di tengah peringatan Bulan K3 Nasional, kampus ini bersinergi dengan PT Vale Indonesia Tbk untuk membedah sebuah tema krusial “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”.

Bagi dunia pendidikan tinggi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bukan lagi sekadar pelengkap kurikulum, melainkan kompetensi dasar yang harus mendarah daging sebelum mahasiswa melangkah ke dunia kerja yang penuh risiko. Wakil Rektor III USN Kolaka, Qammaddin, S.Kom, M.Kom, menekankan bahwa budaya disiplin dan aman harus dibentuk sejak dini.

“Pemahaman K3 merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki sejak masa pendidikan tinggi untuk membentuk budaya kerja aman, disiplin, dan profesional, khususnya di sektor pertambangan dan industri berisiko tinggi,” tegas Qammaddin.

Ia juga menggarisbawahi bahwa K3 modern telah berevolusi. Fokusnya kini tidak hanya melindungi pekerja di area tambang, tetapi juga mencakup perlindungan bagi masyarakat luas dan kelestarian lingkungan. Lewat pemahaman K3 yang mumpuni, USN berharap lulusan terbaiknya—terutama putra daerah—memiliki daya saing tinggi dalam rekrutmen terbuka di industri-industri besar.

Senada dengan hal tersebut, PT Vale melihat kolaborasi ini sebagai investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara. Senior Operasional & Risk Analist PT Vale IGP Pomalaa, Felix Lebukan, menjelaskan bahwa edukasi ini sengaja menyasar mahasiswa agar mereka memiliki pengetahuan dasar (basic knowledge) sebelum menghadapi realitas dunia industri.

“Ini bagian dari kolaborasi kami dengan institusi pendidikan untuk pengetahuan dasar safety di dunia kemahasiswaan sebelum memasuki dunia kerja. Materi K3 sesuai dengan regulasi, namun saya lebih menambahkan ke praktik sehari-hari,” ujar Felix.

BACA JUGA :  Polda Sultra Umumkan 63 Casis Bintara Brimob TA 2026 Lulus Terpilih dari Ratusan Peserta

Felix menambahkan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teknis industri, tetapi juga disisipkan aspek lingkungan hidup demi membangun pola pikir (mindset) mahasiswa. Harapannya, nilai-nilai keselamatan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memicu minat mahasiswa untuk menekuni profesi sebagai ahli K3 profesional di masa depan.

Seminar ini menjadi pengingat bagi para akademisi dan calon sarjana di Kolaka bahwa di dunia industri modern, keselamatan bukanlah pilihan kedua, melainkan prioritas utama yang menentukan keberhasilan sebuah ekosistem kerja.