Gubernur Sultra: Program Gentengisasi Jadi Solusi Rumah Sehat Sekaligus Dongkrak UMKM Lokal

oleh -151 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), berkomitmen memperkuat kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menghidupkan sektor ekonomi kerakyatan melalui inisiatif program gentengisasi. Program ini merupakan langkah strategis yang selaras dengan kebijakan Presiden RI untuk menciptakan hunian layak dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

ASR menyoroti bahwa penggunaan seng sebagai atap rumah di wilayah tropis cenderung memberikan dampak negatif karena sifatnya yang menyerap panas secara berlebihan. Penggunaan genteng dinilai menjadi solusi tepat untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil, yang secara langsung berkaitan dengan standar kesehatan hunian.

“Kan bagus pakai genteng daripada seng, apalagi di wilayah-wilayah yang panas. Ini sebenarnya menyangkut masalah kesehatan,” kata ASR di Kendari, Selasa (10/2/2026).

Selain faktor kesehatan dan kenyamanan, ia menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai mesin penggerak ekonomi bagi para pengrajin genteng lokal. Dengan meningkatnya permintaan pasar, masyarakat yang bergerak di sektor UMKM diharapkan dapat merasakan peningkatan pendapatan yang signifikan.

“Sekaligus memanfaatkan masyarakat yang bergerak di bidang UMKM,” ujarnya.

Mengenai implementasi teknis di Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka memastikan bahwa Pemerintah Provinsi akan melakukan penyesuaian berdasarkan ketersediaan anggaran. Meski demikian, ia menyatakan optimisme bahwa pengadaan genteng tidak akan membebani kas daerah secara berlebihan mengingat efisiensi biaya produksinya.

“Untuk realisasinya nanti kita akan lihat. Dengan anggaran yang ada sekarang itu cukup, dan saya rasa cukup karena tidak terlalu mahal,” ungkap ASR.

Melalui penerapan secara bertahap dan tepat sasaran, program gentengisasi ini diharapkan menjadi terobosan baru yang mampu memberikan manfaat ganda bagi masyarakat Sultra: hunian yang lebih sejuk serta pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih mandiri.

BACA JUGA :  Kalla Toyota Konsisten Rajai Market Share Otomotif Sulawesi Sepanjang Tahun 2024