Dirjen Migas hingga Pertamina Turun Langsung Pantau Penyaluran BBM di Muna Barat

oleh -129 Dilihat

Muna Barat, Berikabar.co – Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan monitoring langsung terhadap penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, Selasa (8/9/2026).

Monitoring dilakukan untuk melihat kondisi aktual pelayanan di lapangan sekaligus memastikan proses penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan mampu mendukung kebutuhan masyarakat di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Alimuddin Baso, serta Bupati Muna Barat La Ode Darwin, bersama jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Peninjauan dilakukan dengan melihat secara langsung aktivitas pelayanan dan penyaluran BBM di SPBU, termasuk kondisi operasional serta proses pelayanan kepada konsumen.

Monitoring lapangan tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah, regulator, pemerintah daerah, dan Pertamina untuk memperoleh masukan secara langsung sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga kualitas distribusi BBM.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, monitoring lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan. Hasil peninjauan juga menjadi bahan untuk mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih dapat diperbaiki.

“Monitoring secara langsung memberikan gambaran mengenai kondisi penyaluran dan pelayanan BBM di lapangan. Seluruh hasil monitoring akan kami evaluasi dan tindak lanjuti bersama pihak terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing. Harapannya, hasil ini dapat menjadi dasar untuk terus meningkatkan pengawasan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wahyudi.

Menurut Wahyudi, evaluasi secara berkelanjutan diperlukan agar pelaksanaan distribusi BBM dapat terus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Kami akan melihat setiap temuan dan masukan secara menyeluruh untuk kemudian ditindaklanjuti. Koordinasi antara regulator, pemerintah daerah, dan badan usaha menjadi penting agar penyaluran BBM dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan pelayanan yang semakin baik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Ratusan Pelaku UMKM Dilibatkan dalam Pagelaran Sultra Meambo 2023

Sementara itu, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Alimuddin Baso mengatakan monitoring bersama memberikan kesempatan bagi Pertamina untuk melihat langsung kesiapan jaringan distribusi sekaligus memastikan standar pelayanan diterapkan di tingkat SPBU.

“Pertamina terus memastikan jaringan distribusi dan pelayanan BBM berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Melalui monitoring bersama ini, kami dapat melihat kondisi aktual di lapangan dan mendapatkan masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alimuddin.

Alimuddin menambahkan Pertamina akan berkoordinasi dengan fungsi terkait untuk menindaklanjuti hasil monitoring dan memastikan proses distribusi BBM tetap berjalan secara optimal.

“Setiap masukan yang diperoleh akan kami tindak lanjuti bersama tim di lapangan. Kami ingin memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik, pelayanan kepada konsumen tetap terjaga, dan kebutuhan energi masyarakat dapat dilayani sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengapresiasi pelaksanaan monitoring yang melibatkan pemerintah pusat, regulator, dan Pertamina tersebut. Menurutnya, peninjauan langsung menjadi kesempatan untuk melihat kondisi pelayanan BBM sekaligus menyampaikan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Kami mengapresiasi monitoring yang dilakukan secara langsung di Muna Barat. Kehadiran pemerintah pusat, BPH Migas, dan Pertamina menjadi kesempatan untuk melihat bersama kondisi pelayanan BBM sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian dalam evaluasi ke depan,” ujar La Ode Darwin.

Ia menambahkan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun aktivitas perekonomian daerah.

“BBM merupakan bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di Muna Barat. Pemerintah daerah siap terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah pusat agar pelayanan energi di wilayah kami dapat berjalan semakin baik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sabet 8 Emas di Berbagai Cabor, Kota Kendari Kokoh Sebagai Juara Umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2025

Hasil monitoring selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing pihak sesuai tugas dan kewenangannya. Koordinasi antara regulator, pemerintah daerah, dan Pertamina juga akan terus diperkuat agar berbagai temuan dan masukan dari lapangan dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya menjaga keandalan jaringan distribusi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU melalui evaluasi berkelanjutan, penguatan koordinasi, dan penyempurnaan proses operasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berlangsung secara aman, tertib, andal, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.