BI Sultra Gandeng Pemkot Kendari Perluas Kerjasama Antardaerah Demi Stabilitas Harga Pangan 2026

oleh -80 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Pemerintah Kota Kendari bersama Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara memperkuat sinergi dalam menekan angka inflasi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang digelar dengan skema kolaborasi.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengungkapkan bahwa fokus utama tahun ini adalah keberlanjutan Kerjasama Antardaerah (KAD) serta peluncuran program berbasis komunitas. Pemkot Kendari resmi menggandeng Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka Timur untuk mengamankan pasokan pangan di sektor pertanian.

“Kerja sama antar daerah ini sudah kita inisiasi dari tahun lalu. Ini untuk bagaimana bersinergi dan berkelanjutan hari ini. Tadi juga kita sudah launching tiga program sekaligus, salah satunya kebijakan ‘Kasoami’ di mana kami berharap masyarakat bersinergi dengan PKK sebagai penginisiasi gerakan pengendalian inflasi dari tingkat rumah tangga,” ujar Siska Karina Imran.

Menanggapi langkah tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi, menyatakan bahwa Rakor ini sangat krusial mengingat tekanan inflasi pangan yang cukup tinggi sepanjang triwulan pertama tahun 2026. Sebagai mitra strategis pemerintah, BI fokus pada dua aspek utama, keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan.

“Kalau kita lihat acara ini, sebetulnya mencakup keterjangkauan harga melalui Kios Pangan. Bahkan sekarang bayarnya bisa menggunakan sistem digital seperti QRIS untuk memudahkan masyarakat membeli dengan harga wajar sesuai HET,” jelas Edwin.

Edwin juga memberikan apresiasi terhadap masifnya Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kendari yang telah dilaksanakan lebih dari 150 kali, menjadikannya salah satu yang tertinggi di wilayah tersebut. Meski Kendari bukan wilayah produsen utama, Edwin menyebut adanya upaya nyata dalam menjaga pasokan mandiri.

BACA JUGA :  Tingkatkan Sinergi dan Prestasi Masyarakat Morowali, PT Vale Hadirkan Vale Cup 2024

“Kita tetap berupaya mencetak sawah baru dan sebagainya. Insya Allah di awal Mei depan kita akan lihat hasilnya untuk ketersediaan pasokan,” tambahnya.

Selain penguatan ekonomi, Rakor ini juga menyentuh sektor edukasi melalui launching program Sekolah Hebat (Hijau, Edukatif, dan Berkarakter). Melalui sinergi BI Sultra, Dinas Ketahanan Pangan, dan Bulog, Pemkot Kendari optimistis target “Pangan Sejahtera, Inflasi Harga Terkendali” dapat tercapai demi menjaga daya beli masyarakat di tahun 2026.