Makassar, Berikabar.co – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menerima kunjungan kerja strategis berupa Management Walkthrough (MWT) dari Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero). Agenda ini difokuskan pada penguatan pengawasan dan pemastian keandalan infrastruktur distribusi energi di sejumlah titik kunci, yakni Integrated Terminal (IT) Makassar, IT Bitung, serta Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin dan AFT Sam Ratulangi.
Kunjungan ini dipimpin oleh Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, didampingi jajaran Komite Audit, Komite Pemantau Investasi, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga, serta EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Fokus utama peninjauan meliputi standarisasi sistem keselamatan, manajemen risiko, hingga ketangguhan fasilitas operasional dalam melayani kebutuhan energi masyarakat dan industri penerbangan.
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menggarisbawahi bahwa integritas aset perusahaan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas nasional.
“MWT ini menjadi sarana untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, manajemen risiko, serta standar keselamatan. Infrastruktur energi seperti terminal BBM dan AFT memegang peran krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia,” ujar Condro Kirono.
EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menyambut baik supervisi langsung dari jajaran dewan komisaris sebagai motivasi bagi tim operasional di lapangan untuk menjaga performa terbaik.
“Kehadiran Dewan Komisaris dan manajemen pusat menjadi energi positif bagi seluruh tim. Kami terus menjaga keandalan operasional, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap standar yang berlaku agar distribusi energi di Sulawesi berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan,” ungkap Deny Sukendar.
Lebih lanjut, Deny menegaskan bahwa empat terminal yang ditinjau merupakan simpul krusial dalam rantai pasok energi yang menopang pertumbuhan ekonomi dan konektivitas udara di Sulawesi.
Dari sisi komunikasi publik, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menekankan bahwa inspeksi ini adalah bentuk nyata keterbukaan perusahaan.
“MWT Komisaris mencerminkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan penguatan tata kelola. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memastikan operasional dijalankan secara profesional, aman, dan selaras dengan ekspektasi pemangku kepentingan,” jelas T. Muhammad Rum.
Melalui MWT ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan bahwa setiap jengkal infrastruktur energi dikelola dengan standar profesionalisme tinggi demi memberikan pelayanan yang konsisten bagi seluruh lapisan masyarakat.





