Luwu Timur, Berikabar.co – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam pengelolaan lingkungan pascatambang tidak hanya berorientasi pada pemulihan ekosistem, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan. Dalam pelaksanaan program rehabilitasi lahan di area konsesi, PT Vale melibatkan kurang lebih 300 warga lokal sebagai pekerja.
Andri Ardiansyah, Specialist Biodiversity and Mine Closure PT Vale Indonesia, menjelaskan bahwa keterlibatan ratusan warga ini dirancang sebagai langkah inklusif untuk memastikan manfaat ekonomi terasa langsung oleh komunitas.
“Selain membuka kesempatan kerja melalui program pemberdayaan kepada masyarakat sekitar tambang, PT Vale memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan kehidupan yang berkelanjutan,” ujar Andri.
Koperasi Lokal sebagai Mitra Utama Konservasi
Untuk memastikan program ini bukan sekadar penyerapan tenaga kerja sementara, PT Vale menjalin kerja sama strategis dengan koperasi lokal.
“Pada tahun 2020 – 2023 PT Vale bekerjasama dengan salah satu koperasi lokal dalam hal konservasi keanekaragaman hayati melalui program Penanaman Pohon Endemik di Area Reklamasi,” terang Andri.
Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang pada gilirannya diharapkan akan menumbuhkan rasa kepedulian dan memiliki terhadap kawasan hutan reklamasi.
Koperasi lokal tersebut bertanggung jawab atas penanaman pohon lokal endemik dan dilindungi di Blok Sorowako seluas 50 hektar. Pengadaan bibit untuk proyek ini juga berasal dari masyarakat adat, masyarakat, dan kelompok pemuda lokal di wilayah pemberdayaan PT Vale Kabupaten Luwu Timur.
Jenis pohon yang ditanam meliputi pohon lokal berdaur panjang seperti damar, nyato, betao, dan kayu putih, dengan kombinasi jenis Mutipurpose Tree Species (MPTS) yang bermanfaat sebagai bahan baku usaha UMKM lokal. Rasio penanaman yang diterapkan adalah 70% pohon lokal dan 30% MPTS, dengan total 1.000 pohon per hektare.
Integrasi Riset Akademis untuk Keputusan Operasional
Selain pemberdayaan masyarakat, PT Vale juga memperkuat kebijakan operasionalnya melalui sinergi akademis. Perusahaan aktif berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan akademisi lainnya.
“Sebagai Perusahaan pertambangan yang berkomitmen pada prinsip keberlanjutan dalam setiap aktivitas operasional, PT Vale senantiasa terbuka untuk berkolaborasi serta melibatkan akademisi karena dapat memberikan wawasan berbasis riset untuk pengambilan keputusan yang lebih baik,” jelas Andri.
Andri Ardiansyah juga menegaskan keterbukaan PT Vale untuk berbagi hasil riset ini kepada industri pertambangan lain. Hal ini bertujuan agar praktik berkelanjutan di industri pertambangan dapat lebih meluas dan diimplementasikan secara kolektif di Indonesia.





