Kendari, Berikabar.co – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari kembali mengukir tinta emas di panggung internasional. Siswi kebanggaan mereka, Alyah Qanita, berhasil menyabet medali emas di ajang bergengsi Kontes Robot Nusantara (KRON) Tingkat ASEAN. Prestasi membanggakan ini diraih Alyah di kategori Creative AI Coding yang diselenggarakan di Garuda Hall ICE BSD City Tangerang pada Minggu, 12 Oktober 2025.
Dengan penguasaan bahasa Inggris yang lancar dan meyakinkan, Alyah Qanita, siswi Kelas XI, berhasil memukau dewan juri. Ia mempresentasikan karyanya berupa simulasi robot yang mampu mendeteksi pasang surut air laut. Inovasi ini mengantarkannya menjadi juara, menyisihkan ratusan kontestan dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Pencapaian luar biasa ini disambut gembira oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra, H. Muhamad Saleh. Ia menyampaikan kebanggaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Alyah, menyebutnya sebagai bukti nyata kualitas madrasah di Sulawesi Tenggara yang kini patut diperhitungkan di kancah global.
“Terimakasih kepada para guru yang telah membimbing siswa-siswi kita di MAN 1 Kendari, ini adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Semoga pembinaan bagi siswa dapat terus dilakukan untuk melahirkan talenta-talenta yang bisa berkompetisi di dunia luar,” ungkap Saleh, Selasa (28/10/2025).
Sementara itu, Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo, turut mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang mendalam. Ia menekankan bahwa prestasi Alyah sangat istimewa karena bakat di bidang robotika dan kecerdasan buatan masih tergolong langka di kalangan pelajar.
“Alhamdulillah siswi MAN 1 Kendari bernama Alyah Qanita menjadi yang terbaik. Itu luar biasa, se-Asean bukan kaleng-kaleng. Sangat luar biasa, kita sangat bersyukur atas prestasinya,” ujar La Tangkalalo.
Alyah Qanita, putri dari pasangan La Ode Tafsiran dan Ismawati Puspaoni, merupakan perwakilan yang telah melewati serangkaian seleksi ketat untuk mewakili jenjang SMA Sederajat dari Sultra, bahkan membawa nama Indonesia. Meskipun sekolahnya memiliki sejarah mengirimkan siswa ke kontes robotik nasional, Alyah adalah yang pertama berhasil meraih prestasi tertinggi hingga tingkat Asia Tenggara.
Sebagai bentuk penghargaan atas capaian yang mengharumkan nama sekolah dan bangsa di kancah internasional, MAN 1 Kendari berencana memberikan apresiasi dan penghargaan khusus kepada Alyah. “Ini luar biasa, dan kita akan memberikan apresiasi,” tutup La Tangkalalo.





